Walikota Perkenalkan Wisata Banjarmasin di Kampus Brawijaya

- Penulis

Jumat, 26 April 2019 - 20:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina sebagai narasumber dalam kegiatan Seminar Nasional Pariwisata Digital, dengan tema Implementasi Pariwisata Digital Pada Daya Saing Ekonomi dan Sosial Daerah, yang dilaksanakan di Aula Gedung A, lantai 4, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya, Jawa Timur, Kota Malang, Kamis (25/04).

H Ibnu Sina lebih jauh lagi perkenalkan pariwisata yang ada di Kota Banjarmasin. Katanya, apa yang kami lakukan di Banjarmasin tentu akan sangat berbeda dengan yang dimiliki kota-kota lain yang menjadi destinasi unggulan di Indonesia.

“Saya ingin memperkenalkan tentang Kota Banjarmasin, karena Kota Banjarmasin memiliki kekhasan tersendiri yang tidak dimiliki kota-kota lain di Indonesia. karena kota Banjarmasin di kenal dengan kota seribu sungai, “City Of Thousand River” ini, sudah di kenal sejak lima ratus tahun yang lalu, “493 tahun sudah usia kota Banjarmasin. Sejak itu lah masyarakat nya bertransaksi di sungai, jualan di sungai, barter di sungai sehingga sekarang kita mengenal dengan yang namanya Pasar Terapung di kota Banjarmasin” katanya.

Jadi kalau di kota lain ada pasar apung, maka pasar terapung di kota Banjarmasin lah yang asli. Kota Banjarmasin sejak lima ratus tahun yang lalu dikenal dengan bandar perdagangan, karena Kota Banjarmasin sangat dekat dengan Pulau Jawa yaitu Kota Surabaya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini pihaknya terus mengembangkan destinasi pariwisata berbasis sungai, jadi pada kesempatan ini saya ingin mengajukan Kota Banjarmasin menjadi destinasi Bali baru ke sebelas, yaitu yang berbasis sungai.

“Karena semua kota lainnya berbasis pantai, gunung dan laut, jadi tidak ada yang berbasis sungai, dengan itu tidak ada yang menyamai Kota Banjarmasin dengan konten sungai. Seiring dengan kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin bahwa di dalam rencana pembangunan jangka menengah kota Banjarmasin kita sudah menetapkan, “Visi Banjarmasin, Banjarmasin Kota Sungai, Banjarmasin Kota Sungai Pintu Gerbang Ekonomi Kalimantan 2025″,.

Karena sejak zaman dahulu kala, akses ke Pelabuhan Laut Banjarmasin ini sudah dari zaman tradisional. Karena kita pintu gerbang bagi seluruh Kalimantan Selatan. Karena Pelabuhan Trisakti adalah pelabuhan laut terpadat nomor dua setelah Kota Surabaya.
Orang nomor satu di Kota Banjarmasin ini lebih lanjut mengatakan sejak Tahun 2016, kami sudah merubah mindset Kota Banjarmasin yaitu, “Sungai adalah beranda depan rumah, sungai bukan lagi beranda belakang untuk lempar buang sampah, akan tetapi sungai adalah bagian depan rumah kita.”

Baca Juga :   SISWI SD jadi Korban Pelecehan Oknum Guru di Banjarmasin, Polisi Turun Tangan

Lanjutnya lagi mengatakan saat menjadi narasumber Seminar Nasional Pariwisata Digital.
Kota Banjarmasin juga sebagai Kota yang melarang pertama kali penggunaan kantong plastik di Indonesia. Perwali Nomor 18 Tahun 2016, melalui perwali ini Kota Banjarmasin menjadi River City Indonesia di ASEAN nomor satu iyalah Kota Banjarmasin yang melarang penggunaan kantong plastik.

“Kami memperkenalkan Wisata Susur Sungai yang ada di Kota Banjarmasin, kami juga menetapkan 36 Destinasi Wisata di Kota Banjarmasin, untuk menambah lama tinggal wisatawan yang ke banjarmasin, yang biasanya hanya satu hari. Dengan kebijakan ini kami berharap, bisa menambah dua sampai tiga hari wisatawan untuk tinggal di Kota Banjarmasin,” katanya.

Dalam Kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara, FIA UB dan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam Penyelenggaraan Kegiatan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat dibidang Kepariwisataan Dalam Rangka, Pengembangan Pariwisata di Kota Banjarmasin.

Dihadiri, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi, Profesor Dr Bambang Supriyono, MS, Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pariwisata Indonesia, Fransiskus Handoko, S.ST,Par,M,Sc, Ketua Program Studi S1 Pariwisata FIA UB, Dr. Sunarti, S.Sos,M.AB, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak, Kabag Umum Pemko Banjarmasin Gusti Iwan Mirja, dan Forum Komunikasi Mahasiswa Banjarmasin (FKMB) di Kota Malang.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca