Walikota Kecewa Pemilik JPO Depan Mitra Tak Bertanggungjawab

Walikota Kecewa Pemilik JPO Depan Mitra Tak Bertanggungjawab

Suarindonesia – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengaku kecewa dengan pemilik Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin, tak kunjung dilepas oleh pemiliknya.

Ibnu menyatakab tak ikut-ikut dengan dosa masa lalu 20 tahun silam. “Membangun JPO tidak bertanggungjawab,” katanya kecewa.

Karena itulah, pihaknya berencana melelang besi tua melintang jalan tersebut. .”Saya sudah surati 3 kali. Namun tak ada tanggapan. Bisa saja saya lelang dari pada dibiarkan begitu saja,” ucap Walikota H Ibnu di Balai Kota, Senin (21/1) siang.

Ibnu mendesak, begitu izin yang dikeluarkan habis pihak pengusaha harus taat dengan aturan. “Usianya sudah tua, lebih dari 20 tahun. Membahayakan bagi pengguna jalan di sana,” kata Ibnu dengan nada tinggi.

Menurut walikota, pembangunan JPO di Jl A Yani ke depan diharapkan akan didokumentasikan yang lebih baik, dan dilengkapi jaminan perobohan jika JPO jika kondisinya sudah tak layak.

‘’Pokoknya Mitra Plaza jadi pembelajaran sehingga jaminan dari pengusaha untuk merobohkan JPO harus ada,’’ katanya.

Karena pemilik berhak merobohkan sendiri. Mengingat pemko tak memiliki kewajiban untuk merobohkan. ‘’Ini kan harus ada uang jaminan yang dibayar ke Pemko,” tegas.(SU)

 277 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: