WAHLI KALSEL : “Biang Kerok” Ambruk Jalan di Km 171 Tanbu Marak Aktivitas Pertambangan Batubara

- Penulis

Kamis, 29 September 2022 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel Kisworo Dwi Cahyono menegaskan terkait ambruk jalan di Km.171 Satui Barat Kecamatan Satui Tanah Bumbu,  akibat maraknya aktivitas pertambangan batubara.

Itu terus menerus mendekati ke kawasan pemukiman masyarakat.”Biang kerok ambruknya jalan itu ialah tambang, kemana Pemerintah daerah dan penegak hukum.

Kenapa lalai dan membiarkan kejadian ini terulang kembali,” ucapnya, Kamis (28/9/2022).

Menurutnya, kalau melihat data BPJN Kalsel, ambruknya jalan tersebut sudah dipridiksi jauh sebelumnya, adanya tanda – tanda kerusakan jalan dengan tanah yang mulai bergeser dan adanya retakan di jalan.

Seperti data yang dikumpulkan BPJN terungkap secara umum perubahan lingkungan lah yang menjadi longsor jalan tersebut ke kawasan tambang batu bara.

Aktivis lingkungan ini tegas menantang karena hal tersebut harus menjadi tanggung jawab perusahaan tambang dan kerusakan jalan di lingkaran tambang harus dibangun ulang jalan nasional.

“Penyebab utamanya jelas perusahaan tambang, yang mengakibatkan longsornya jalan negara, jangan menggunakan dana dari pajak rakyat,” katanya.

Baca Juga :   SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin

Kisworo beranggapan ambruknya jalan negara tersebut merupakan tindak kejahatan lingkungan hidup, dan dirinya menyarankan agar pemerintah bertindak tegas.

“Ijin pertambangannya harus dicabut, dan wajib memulihkan atau reklamasi lingkungan bahkan perbaikan kerusakan jalan,” sarannya

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa longsor yang terjadi pada jalan Nasional di kilometer 171, Satui Barat, Kecamatan Satui, Tanah Bumbu pada Rabu (28/9/2022) dinihari, berdampak terhadap 200 meter ruas jalan, pada titik longsor rusak sepanjang 20 meter dan 20 meter lagi berpotensi rusak.  (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini
KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo
PENCARIAN Korban Kapal Virgo Transport 8 Maksimalkan Kamera Robot Bawah Air
SEJUMLAH Keluarga Korban KM Virgo Mendengarkan Ceramah dari H Mulkani Al-Banjari
UPDATE Tiga Jenazah Lagi Dievakuasi dari KM Virgo Menuju Banjarmasin dan Ratusan Barang Ditemukan
CEGAH Pembakaran Lahan, TNI-Polri Patroli Malam Hari

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:54

LONJAKAN ISPA di Kobar Capai 14 Ribu Kasus

Jumat, 18 September 2026 - 21:18

KPK: Pengadaan dan Mutasi Jabatan di Daerah Rawan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Kamis, 17 September 2026 - 21:42

PERAIRAN KALTENG: Waspada! Angin Kencang-Gelombang Tinggi

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 21:10

KASUS KORUPSI ATR/BPN: KPK Geledah Ruangan 3 Dirjen dan Sita Dokumen

Kamis, 17 September 2026 - 20:19

KAPOLRI Diperintahkan “All Out” Cek Unsur Pidana Pelaku Karhutla

Berita Terbaru

Kabut asap, Jumat (18/9/2026) sore di Pangkalan Bun. (Sigit Pamungkas)

Kalteng

LONJAKAN ISPA di Kobar Capai 14 Ribu Kasus

Jumat, 18 Sep 2026 - 23:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca