WAH Hakim Sempat Bingung, Lalu Siapa Pelakunya yang Siram Air Keras

- Penulis

Jumat, 15 Maret 2019 - 01:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pada sidang lanjutan perkara penyiraman air keras, ada hal yang membuat heran dan bingung majelis hakim di Pengadilan Nageri (PN) Banjarmasin, Kamis (14/3).

Sementara tujuh saksi dihadirkan dalam perkara penyiraman terhadap Asep Syarifuddin, mantan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Kalsel.

Pada persidangan sebelunya, dihadirikan saksi penjual air keras yakni Muhammad yang berada di kawasan Kelayan Banjarmasin Selatan.

Selain itu, Fuji saksi karyawan showroom sepeda motor, kasir Café Capung, juru  parkir, Hairil dan Barista Cafe Capung.

Di hadapan Hakim Ketua Eddy Cahyono dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fahrin Amrullah dari Kejati Kalsel.

Dan pada sidang kemarin, tujuh saksi lagi, termasuk juri parkir kembali dihadirkan. Namun, keterangannya yang bisa disimpulkan kalau soal tiga terdakwa tak dilihat adanya di lokasi.

Seperti keterangan juru parkir Cafe Capung Hairil yang melihat langsung korban disiram satu kali oleh salah satu pelaku.

Namun ditanya apakah ada diantara tiga terdakwa, yakni Rahmadi Kesuma, Karta Kesuma dan Wahdianor, saksi menggeleng tidak tahu.

Baca Juga :   KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

“Waktu itu remang-remang,” kata saksi yang sempat mencabut keteranganya di BAP kalau dirinya tidak melihat penyiraman, namun kemarin mengatakan membatalkannya.

Sementara saksi verbal Abdul Khair mengatakan, ada mempertanyakan pada saksi Hairil bagaimana ciri-ciri pelaku.

Namun saksi tidak bisa secara tepat menggambarkan.

Termasuk beberapa barang bukti tidak ada  ditemukan sidik jari.

Mendengar keterangan saksi verbal kelihatan inilah, Ketua majelis hakim, Eddy Cahyono, tampak bingung.

Eddy kemudian berucap “lalu siapa pelakunya? “. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.
AKSI MEMANAS, Pagar Rumah Banjar Roboh
KARHUTLA Dua Titik Lokasi Rawan di Banjarbaru, Kapolda Kalsel Langsung Turun
KAWANAN BEKANTAN Keluar dari Habitatnya Menuju Area Dekat Jalan Raya A Yani Km 17 Gambut
1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:14

KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Petugas saat menggiring Kepala BKSDA Kalsel berinisial AGK bersama dua orang lain menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Banjarbaru, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara)

Headline

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca