VONIS Mati “In Dragon” tidak Selaras dengan HAM

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Terdakwa In Dragon menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA/Aadiaat MS)

Terdakwa In Dragon menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Pariaman, Sumatera Barat. (ANTARA/Aadiaat MS)

SuarIndonesia — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menyebut vonis hukuman mati yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pariaman, Sumatera Barat terhadap terdakwa Indra Septiarman yang biasa dipanggil “In Dragon” itu tidak selaras dengan prinsip HAM.

“Vonis hukuman mati itu tidak selaras dengan prinsip-prinsip HAM,” kata Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah saat dihubungi di Kota Padang, Rabu (6/8/2025).

Hal tersebut disampaikan Ketua Komnas HAM RI menyikapi putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pariaman yang menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap In Dragon. Putusan itu sama dengan tuntutan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum pada sidang sebelumnya.

Meskipun demikian, Ketua Komnas HAM menegaskan sepakat untuk menjatuhkan hukuman yang berat kepada In Dragon karena telah menghilangkan nyawa seseorang.

Anis menjelaskan hak hidup seseorang diatur secara jelas dalam konstitusi, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM serta instrumen HAM lainnya.

Bahkan, di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru semangat meninggalkan vonis hukuman mati juga sangat kuat, dan hanya menjadi pidana alternatif atau bukan pidana pokok. Dengan kata lain, seseorang bisa lepas dari jeratan pidana mati apabila selama 10 tahun ia berperilaku baik dalam menjalankan hukumannya.

“Artinya, hukuman mati tidak lagi dijadikan sebagai pidana pokok dan hanya pidana alternatif,” tutur Anis dilansir dari ANTARANews.

Oleh karena itu, lanjut dia, Komnas HAM lebih mendorong kepada vonis penjara seumur hidup daripada menjatuhkan pidana mati kepada seseorang. Sebab, hal tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip HAM.

Baca Juga :   MENDAGRI Tito: Data Dukcapil Fondasi E-Government

Ia berpandangan dengan menjatuhkan vonis seumur hidup maka sudah bisa menjadi efek jera terhadap pelaku kejahatan. Di saat bersamaan, Komnas HAM mengingatkan pemulihan keluarga korban juga penting untuk diperhatikan selain fokus kepada terdakwa.

Namun, di sisi lain, Anis sepakat bahwa hukuman yang berat harus dijatuhkan kepada pelaku yang tega menghabisi nyawa Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan di Kabupaten Padang Pariaman.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pariaman, Sumatera Barat menjatuhi hukuman pidana mati terhadap Indra Septiarman atau In Dragon karena terbukti melakukan pembunuhan berencana, dan pemerkosaan terhadap korban di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman pada September 2024.

“Menyatakan terdakwa Indra Septiarman panggilan In Dragon terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan pidana pembunuhan berencana dan persetubuhan,” kata Hakim Ketua Dedi Kuswara di Pengadilan Negeri Pariaman. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04

SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:57

ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:50

OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:39

SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:14

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:34

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:38

GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca