Suarindonesia – Tak lama lagi Kota Banjarmasin memasuki usia 493 tahun. Persiapan memeriahkan peringatan Hari Jadi (harjad) kota berjuluk seribu sungai ini pun mulai dilakukan jajaran Pemko Banjarmasin.
Seperti yang dilakukan Kecamatan Banjarmasin Utara. Mereka menyatakan siap memeriahkan Hari Jadi Kota Banjarmasin dengan menggelar atraksi Seni Bela Diri Tradisional Khas Kota Banjarmasin Kun Taw, dan Pencak Silat.
Persiapan untuk gelar rangkaian atraksi tersebut pun sudah dimatangkan pihak Kecamatan Banjarmasin Utara.
Menurut Camat Banjarmasin Utara, Apiluddin, gelar atraksi kesenian tradisional untuk memeriahkan rangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 493 tahun 2019 itu, sudah direncanakan pihaknya jauh-jauh hari bersama para atlet pencak silat Kota Banjarmasin yang tergabung dalam berbagai perguruan.

“Jadi kegiatan sore ini di Mawarung Baimbai adalah atraksi Pencak Silat dan Kun Taw, yang nantinya akan kami tampilkan dirangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 493,” ujarnya, Sabtu (20/07).
Selain memeriahkan Harijadi Kota Banjarmasin, tuturnya, persiapan atraksi tersebut juga dilakukan untuk menyambut Kegiatan Parang Day yang akan dilaksanakan pada Bulan Desember 2019 nanti.
“Insya Allah pada Bulan Desember nanti Kota Banjarmasin akan kedatangan tamu dari 49 negara, untuk melihat atraksi Pencak Silat dan Kun Taw dalam Kegiatan Parang Day,” ucapnya.

Kegiatan atraksi Pencak Silat dan Kun Taw di Mawarung Baimbai yang berlokasi di bawah Jembatan Banua Anyar, selain ditonton ratusan masyarakat, juga dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin H Hermansyah.
Pria yang juga Ketua Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia (APPSBI) Kota Banjarmasin itu menyatakan, apresiasinya atas rencana Kecamatan Banjarmasin Utara bersama berbagai perguruan pencak silat di kota ini menggelar atraksi Pencak Silat dan Kun Taw, dirangkaian Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 493 nanti.
Dari informasi terhimpun, untuk kegiatan atraksi Pencak Silat dan Kun Taw saat Hari Jadi Kota Banjarmasin nanti, rencananya akan diikuti tujuh perguruan pencak silat yang tergabung dalam tiga organisasi, yakni Asosiasi Silat Budaya Indonesia, Federasi Perguruan Pencak Silat Budaya Internasional, dan Ikatan Pencak Silat Indonesia.
Sedangkan yang tampil dalam atraksi sore di kawasan Mawarung Baimbai adalah atlet Pencak Silat dari Perguruan Kucing Hitam dan Perguruan Mekar.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















