Ustadz Somad, Kalsel Harus Jadi Kebangkitan Islam

Ustadz Somad, Kalsel Harus Jadi Kebangkitan Islam

Suarindonesia – Meski diguyur hujan dan gerimis, Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Senin (04/12/2018) malam tak membuat beranjak puluhan ribu jemaah yang datang dari berbagai penjuru daerah di Kalsel dan Kalteng.

Mengenakan pakaian putih dalam masjid hingga di luar lapangan, puluhan ribu jemaah nampak serasi dan antusias ingin mendapatkan tausyiah langsung dari Ustadz Abdul Somad di bukan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ustadz yang dijadwalkan memberikan tausyiah di panggung terbuka di halaman masjid yang berada di sebarang Rumah Dinas Gubernur Kalsel akhirnya oleh panitia dialihkan di dalam masjid. Jemaah histeris dan ramai-ramai mengucapkan salam manakala Ustadz Abdul Somad yang didampingi Gubernur Kalsel H Syahbirin Noor tiba di halaman Masjid Raya.

Ustadz yang dikenal humoris tersebut akhirnya dengan pengamanan yang ketat berhasil tiba di dalam Masjid Sabillal Muhtadin Banjarmasin. Namun sebelum tausyiah mengatakan ustadz juga menceritakan silsilah ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari asal Kalsel yang sebelumnya juga diceritakan Gubernur Kalsel H Syahbirin Noor.

Dalam ceramahnya UAS mengajak dan tetap berpegang teguh dengan ahlu sunah wal jamaah. Karena seperti yang dituangkan ulama besar asal Kalsel Syekh Arsyad Al Banjari dalam kitab Sabilal Muhtadin yang kemudian diabadikan dalam nama Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin.

Karena dengan banyaknya generasi muda yang datang di masjid sangat membanggakan dan Kalsel harus bisa menjadi kebangkitan Islam. Bahkan diharapkan untuk terus membangun umat dengan memperbanyak rumah-rumah tahfidz Al Qur’an supaya bisa menjaga umat Islam.

Ia juga mengingatkan bersegera lah bersedekah karena dengan bersedekah banyak manfaat yang bakal diterima. Mengapa demikian? UAS mengatakan karena setiap sedekah yang dikeluarkan dengan ikhlas maka malaikat langsung memintakan kepada Allah SWT mengganti berlipat-lipat apa yang telah disedekahkan.

“Bersedekah, malaikat akan langsung memintakan kepada Allah. Gantikan Yaa Allah,” ucap UAS nada keras meyakinkan bahwa bersedekah tidak akan merugikan.

Sembari memberikan tausyiah, jemaah hadirin langsung diminta UAS mengeluarkan uang sedekah seikhlasnya. Tidak hanya menyuruh, UAS juga mengeluarkan uang untuk disedekahkan kepada panitia yang menyiapkan wadah penggalangan.

“Ustadz juga bersedekah,” ucapnya sambil tertawa disambut tawa jemaah.

Dalam pengantar yang disampaikan Gubernur Provinsi Kalsel, Sahbirin Noor. Paman Birin mengaku kagum dengan UAS dalam setiap tausyiah-tausiahnya di berbagai sosmed dan televisi.

Apalagi ujar Paman Birin, UAS biasa dalam memberikan ceramahnya itu juga ada membawakan apa isi kandungan ajaran dari kitab Sabilal Muhtadin karangan ulama banua yakni Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Sebelumnya, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina berkomentar, kehadiran UAS di Banjarmasin sepertinya sudah lama dinanti warga Banjarmasin, Kalsel. Dan kali ini UAS bisa hadir mewujudkan keinginan warga tersebut.

Meski itu, Ibnu menyayangkan UAS yang dijadwalkan mengisi tausyiah di Banjarmasin tidak bisa berlama-lama di Kota Seribu Sungai ini. Pasalnya, menurut Ibnu setelah ceramah UAS langsung berangkat ke Buntok, Kalteng. Sehingga UAS tidak bisa diajak berkeliling di Kota Banjarmasin.

“Tapi yang terpenting pesan yang disampaikan UAS kepada umat muslim agar terus isi kandungan sunnah dan Al Qur’an dijadikan amalan dalam keseharian,” bebernya.

Sementara itu, menoleh kesiapsiagaan panitia Tabligh Akbar, dalam hal keselamatan dan keamanan jamaah. Koordinator Panitia Tabligh Akbar, Alfi, mengatakan, pihaknya sedikitnya mengerahkan 58 tenaga medis yang bekerjasama dengan tim medis dari RSUD Ulin, Lembaga Manajemen Infaq, Rumah Zakat dan Palang Merah Indonesia.

“Relawan tim medis itu digabung kemudian menyebar untuk mengisi 4 posko yang sudah disediakan. Intinya dikerahkan untuk mengantisipasi adanya masalah kesehatan jemaah yang hadir di Tabligh Akbar,” bebernya.

Dari pantauan tidak hanya tim medis yang disiapsiagakan, ratusan aparat keamanan dari Kepolisian dan TNI juga berjaga-jaga di seputaran Masjid Raya Sabilal Muhtadin.(SU)

 289 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: