ULM dan LAN Teken Kerjasama

- Penulis

Sabtu, 4 Mei 2019 - 01:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI menandatangani kerjasama program pengembangan analisi kebijakan.

Kerjasama itu ditandatangani oleh Kepala LAN, Adi Suryanto dan Wakil Rektor IV ULM, Yudi Firmanul Arifin, Jumat (3/5) di aula rektorat kampus tersebut.

Yudi Firmanul Arifin menambahkan, MoU yang ditandatangi tersebut dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia (SDM).

Dikatakannya, akreditasi ULM sudah a dan berikutnya ditargetkan mendapatkan akreditasi internasional.

Untuk mendapatkan akreditasi internaisonal, maka menurut Yudi perlu memperbaiki SDM.

“Kita akan meluluskan SDM yang berkualitas, SDM yang berkualitas ia harus punya keterampilan dan punya kompetensi.

LAN menyiapkan kompetensi untuk analis kebijakan, nanti mereka yang kita ikutkan mensapat sertifikat dari LAN.

Kalau dapat sertifikat memudahkan mereka mencari bekerja, hal itu langkah startegis kita menyiapkan SDM ke depan,” papar Yudi.

Sementara, Adi Suryanto menilai, kebijakan yang diluncurkan oleh pemerintah daerah (pemda) selama ini tidak disusun secara matang.

Baca Juga :   KEMENAG KALSEL Kirim Kontingen ke Kemah Pramuka Madrasah Nasional 2024

“Kita melihat banyak kaidah yang tidak sesuai kebutuhan masyarakat, banyak kebijakan yang dibatalkan pemerintah pusat itu membuktikan menyusun kebijakan tidak direncanakan dengan sempurna,” ujarnya.

Untuk mengejar penyusunan kebijakan yang baik, Adi menyebut salah satunya dengan menyiapkan para analis kebijakan.

Dikatakannya, setiap kebijakan yang diambil harus melalui telaah dan penilaian para analis tersebut.

“Persoalan kita saat tidak menyiapkan analis kebijakan yang hebat, salah satu cara memperbaiki kualitas kebijakan kita harus menyiapkan analis, bisa datang dari birokrasi bisa dari masyarakat.

Orang yang bekerja pada kebijakan memang harus mempunyai skil keterampilan, tidak sembarang orang, setiap kebijakan yang terbit harus berasal dari analis kebijakan. MoU dengan ULM ini salah satu cara kita untuk menyiapkan analis kebijakan,” urainya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca