ULAR TANGKAPAN Tim Animal Rescue Rutin Mandi dan Disikat, Biar Tidak Jamuran

- Penulis

Kamis, 15 Juli 2021 - 23:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Seperti halnya manusia, ular-ular hasil tangkapan Tim Animal Rescue, Kota Banjarmasin juga memerlukan perawatan. Tak sekadar ditangkap kemudian masukkan dalam kurungan

Seperti yang dilakukan oleh anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Hanafi.

Dengan bermodal selang plastik dan satu sikat pakaian, Hanafi terlihat cekatan saat memandikan ular hasil rescue yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, hal tersebut rutin dilakukan setiap dua sampai tiga hari sekali. Terutama bagi ular yang struktur sisiknya kasar seperti jenis ular karung (puraca untuk sebutan masyarakat Banjar).

Selain sisiknya yang kasar, habitat ular karung yang harus berada di dalam air juga jadi alasan untuk rutin dibersihkan.

“Ini jenis ular yang semi akuatik. Jadi rentan kena lumut dan jamur di sisiknya. Makanya selain rutin mengganti air dalam kontainer, kita juga menyikatnya supaya parasit di tubuhnya bisa hilang,” ungkap Hanafi di sela memandikan ular di halaman belakang kantor BPBD Kota Banjarmasin, Kamis (15/07/2021) siang.

Selain ular karung, di hari itu Hanafi juga memandikan ular kobra yang baru beberapa hari yang lalu di rescue nya lantaran masuk ke dalam rumah warga.

Namun, untuk ular dengan nama latin Naja Sumatrana ini tidak sampai disikat seperti yang dilakukan pada ular karung.

Ia menjelaskan, perbedaan dalam perawatan itu dikarenakan tingginya risiko terkena gigitan dari ular berbisa tersebut. Kecuali memang terlihat adanya jamur atau parasit di tubuh ular kobra.

“Kalau kobra ini paling kita guyur pakai air, sesekali saja disikat untuk membersihkan kotoran yang menempel di sisiknya,” tambah Hanafi.

Baca Juga :   DITINJAU Gubernur Muhidin dan Forkopimda PLTU Asam-asam

Selain untuk membersihkan tubuh, rupanya proses memandikan ular ini juga bertujuan untuk menjinakkan ular hasil rescue Tim Animal Rescue Banjarmasin dari sifat liarnya.

“Biasanya ular yang baru ditangkap itu liar karena stress. Dengan dimandikan, sifat ular yang liar itu perlahan hilang dan bisa tenang,” ujarnya.

Kendati demikian, ia menekankan proses memandikan reptil melata ini tidak bisa dilakukan oleh orang sembarangan tanpa keahlian khusus. Terutama untuk ular yang berbisa.

Benar saja, saat Hanafi mengguyurnya dengan selang air, ular kobra tersebut memberikan perlawanan. Kepala kobra yang dimandikan Hanafi pun langsung memipih, tanda bahwa dirinya merasa terancam.

Desisan ular pun acap kali terdengar mengerikan. Bahkan tak jarang kaki Hanafi disambar oleh kobra yang berukuran satu meter lebih tersebut.

Namun dengan peralatan safety yang lengkap seperti kacamata, sepatu boot dan tongkat besi, serta keahlian khusus, sifat liar ular tersebut bisa dijinakkan

Di samping itu, Hanafi berpesan jika ada ditemukan ular, baik itu dalam pemukiman atau pekarangan rumah. Agar tidak dibunuh.

“Lebih baik hubungi kami, Tim Animal Rescue. Ukar akan kita amankan dan kita lepas liarkan kembali ke habitat asli,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA di Sungai Biuku, Bhabinkamtibmas Sungai Andai Turun Bantu Relawan
AKSI BEM “Kalsel Lumpuh Jilid II”, Dihadapi DPRD dan Ajak Turun Bersama Tangani Karhutla
INOVASI Atasi Karhutla, Polda Kalsel Gunakan Racikan Khusus Metode Pipa Suntik dan Kolam Bioflok
GOSONG Sisi Jalan Arah Bandara, Gubernur Pimpin Pembasahan
DICEK Gubernur Muhidin Ketersediaan Air di Embung Jomowi
JUMAT PAGI, Kualitas Udara Banjarbaru Kategori Berbahaya
LIMA Tersangka Terlibat Karhutla Kalsel
HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca