TURUN NAIK Harga Bahan Pokok di Banjarmasin akibat Banjir

- Penulis

Jumat, 22 Januari 2021 - 17:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Sejumlah bahan pokok dan bahan pokok penting di Kota Banjarmasin mengalami turun naik harga. Hal ini terbukti saat Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin memantau sejumlah pasar hingga distributor.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perdagangan, Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar membeberkan, total ada 9 tempat distributor yang didatangi selama 2 hari, Senin dan Selasa (18-19/01/2021).

Tempat-tempat yang didatangi di antaranya PT. Wira Pangan Sentosa, PT. Patriot, Koperasi Harum Manis Bersatu, CV. Nella Aftah, PT. Benteng Asia Sejahtera, PT. Pulau Baru, pedagang besar di Pasar Antasari, Pasar Lima serta RPH Banjarmasin.

Menurut pria dengan sapaan Tezar itu, turun naik harga sejumlah bahan pokok ini diakibatkan oleh musibah banjir yang masih menggenang di beberapa daerah di Kalsel.

Atas kondisi itu, jalur distribusi seperti dari Batulicin, Pelaihari, Banjarbaru menuju Banjarmasin harus mengganggu kelancaran pasokan komoditas cabai dan daging ayam.

“Sehingga berpengaruh terhadap ketersediaan cabai dan daging ayam ras di pasar tradisional,” jelasnya pada awak media, Jumat (22/01/2021) siang.

Dia mengklaim, kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok terjadi di tingkat pasar tradisional. Sedangkan di tingkat distributor dipastikan tidak ada kenaikan.

Hasil pantauan di lapangan, Tezar menyebut bahan pokok seperti cabai merah yang biasanya hanya Rp35 ribu per kilogram, kini melonjak menjadi Rp50 ribu. Cabai merah keriting Rp75.000/kg dari sebelumnya Rp45.000/kg.

Sementara cabai rawit merah lokal mengalami kelangkaan di pasaran. Kalaupun ada, kata dia, harganya mencapai Rp140 ribu per kilogramnya.

“Sedangkan cabai rawit hijau harganya malah turun menjadi Rp60 ribu per kg dari sebelumnya Rp90 ribu per kg,” ucapnya.

Baca Juga :   KALIMANTAN Tawarkan 15 Proyek Strategis Rp62,13 Tiliun kepada 20 Calon Investor

Bukan hanya berbagai jenis cabai, sejumlah daging pun ikut mengalami pasang surut harga. Ayam ras dari sebelumnya Rp33.000/kg saat ini menjadi Rp34.000/kg. Sedangkan daging sapi dipastikan harganya tetap stabil Rp125.000/kg dan stoknya pun masih cukup.

Untuk sayuran seperti kol, wortel dan kentang juga dipastikan masih stabil. Sebab, menurut Tezar, pendistribusian melalui Pelabuhan Trisakti alias jalur laut sehingga tak berdampak pada harga.

“Untuk sayuran produksi lokal Kalsel seperti bayam, kangkung, terong rata-rata harganya naik dua kali lipat akibat banjir. Harga bahan pokok yang lain relatif tidak ada kenaikan,” ujarnya.

Selain itu, pasang surut harga juga kembali terjadi di berbagai jenis ikan. Untuk ikan sungai seperti papuyu harganya masih tetap Rp100.000/kg, ikan haruan Rp65.000 per kg.

Namun ikan patin harganya naik menjadi Rp25.000, meski stok terpantau cukup banyak di pasar.

Stok ikan yang berkurang adalah ikan nila karena banyak tambak ikan yang hanyut akibat banjir. Namun, harga ikan nila masih tetap Rp35.000 dibanding hari sebelumnya. Ikan laut segar harganya tetap tidak ada perubahan demikian juga dengan ikan asin.

“Sementara bahan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung, gula, mie instan dan lainnya masih cukup aman sampai sebulan ke depan,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T
HARGA BBM Subsidi tetap Demi Jaga Daya Beli Masyarakat
PERKUAT Ketahanan Pangan, DPRD Kalsel Dorong Pengembangan Peternakan Sapi
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan
14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:10

KAGET DAPAT KABAR, Normalasari Berharap Saudaranya Bisa Ditemukan dalam Kondisi Sehat

Minggu, 13 September 2026 - 22:10

SOAL Insiden KMP Virgo Transport 8, Menhub: Pemerintah Investigasi Secara Menyeluruh

Minggu, 13 September 2026 - 21:56

KONDISI PANIK, Pengakuan Agus Loncat dari Kapal ke Skoci Bersama Enam Orang

Minggu, 13 September 2026 - 21:29

KESAKSIAN Penumpang Virgo Transport 8: “Kapal Miring Cepat tanpa Alarm sebelum Tenggelam”

Minggu, 13 September 2026 - 21:14

KPP BALIKPAPAN Kirim Tim Perkuat Operasi Pencarian Kapal Virgo Transport 8

Minggu, 13 September 2026 - 19:36

MV HAIDA Sandar di Trisakti, Bawa 69 Penumpang Selamat

Minggu, 13 September 2026 - 18:41

UPDATE Operasi SAR Kapal Virgo Transport 8, Hingga Sore 130 Masih Dalam Pencarian

Minggu, 13 September 2026 - 17:25

SIAGAKAN Tim Medis RSUD Ulin dan RS Bhayangkara Banjarmasin, Tangani Korban Kapal Virgo

Berita Terbaru

Marc Marquez puncaki klasemen MotoGP 2026 usai menang race San Marino. (Foto: REUTERS/David W Cerny)

Internasional

MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca