TROTOAR di Jalan Lain Maunya Tak Jauh Beda Seperti yang Digarap PUPR Kota di Jalan A Yani

- Penulis

Minggu, 4 Oktober 2020 - 22:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemko Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melakukan pembenahan trotoar.

Sejak 2018 sampai 2019 trotoar Jalan Ahamd Yani ditingkatkan. Selain ramah untuk pejalan kaki, di situ juga ditempatkan beberapa item lain seperti kursi, taman dan lampu hias.

Nah, 2020 ini penataan trotoar kembali dilakukan. Namun yang dikerjakan tak terlalu banyak. Bidang Jalan Dinas PUPR Banjarmasin terpaksa mengurangi porsinya, menyusul adanya pemangkasan anggaran akibat pandemi.

“Tahun ini cuma ada di Jalan Haryono MT. Jaraknya pun tak panjang. Hanya sekitar 330 meter. Sebelah kanan kalau dari Bundaran Kalabau ke Simpang Telawang,” ujar Kepala Bidang Jalan dan PJU, Dinas PUPR Banjarmasin, Chandar.

Kendati tak terlalu panjang, Chandra meyakini bahwa trotoar yang dibangun di Hartono MT tak kalah keren dibandingkan dengan di A Yani. Betapa tidak, trotoar yang menyerap anggaran senilai Rp2,5 miliar ini juga bakal dilengkapi dengan kursi santai, lampu hias, dan taman.

“Juga yang tak kalah penting dibuat lebih landai agar pejalan kaki nyaman. Juga marmer yang digunakan lebih kasar, agar saat basah tidak licin. Kalau lebar sekitar empat meter” bebernya

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Lantas kapan selesainya peningkatan trotoar ini? Chandra meyakini bahwa pengerjaan yang saat ini sudah mencapai sekitar 35 persen itu bakal rampung di akhir tahun. Mengingat kendala yang terjadi di lapangan tak terlalu signifikan.

“Kalau di A Yani dulu agak ribet ya. Karena banyak jembatan ruko-ruko. Harus ada penyesuaian lagi dengan trotoar. Kalau di Haryono MT jembatannya sedikit,” katanya.

Selain itu, Chandra juga menyinggung soal peningkatan trotoar di beberapa tempat yang dikerjakan pihak lain. Seperti daerah Jalan Hasan Basri, Kayutangi, dan Jalan Suprapto kawasan Masjid Sabilal Muhtadin, diharapkan tak jauh beda dengan trotoar yang dibangun PUPR Banjarmasin.

“Kalau di Kayutangi itu yang mengerjakan Balai Jalan, sedang Jalan Suprapto itu yang mengerjakan Satker PU Provinsi. Harapan kami bisa disamakan dengan yang ada di Jalan A Yani dan Haryono MT. Supaya lebih serasi,” harapannya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca