TIMNAS U-19 Juga Incar Australia dan Korea Selatan, Selain Belanda dan Jepang

TIMNAS U-19 Juga Incar Australia dan Korea Selatan, Selain Belanda dan Jepang
Pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong. (Foto/Indosport)

SuarIndonesia – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan pihaknya tengah menjajaki lawan lain untuk pemusatan latihan selanjutnya Timnas Indonesia U-19.

Timnas Indonesia U-19 asuhan Shin Tae-yong memang sudah menyudahi pemuda latihan di Kroasia. Bahkan, tim Garuda Muda sudah kembali ke Indonesia.

Kedatangan penggawa Timnas Indonesia U-19 disambut langsung Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan semalam di Hotel Fairmont. Meski baru tiba, ternyata Timnas Indonesia U-19 sudah direncanakan untuk pemusatan latihan selanjutnya.

Memang pada rencana awal, setiba mereka di Indonesia langsung dikembalikan ke klub masing-masing untuk tampil di Liga 1 maupun Liga 2. Sayang, hal itu sirna karena kelanjutan kompetisi yang juga belum jelas.

Selain disiapkan tampil di kompetisi, David Maulana dan kolega disiapkan untuk bertolak ke Prancis guna mengikuti Toulon Tournament dan pemusatan latihan di sana. Sayang, rencana ini juga batal karena pihak panitia membatalkan dengan alasan pandemi Covid-19.

Meski begitu PSSI dan Shin Tae-yong sudah menyiapkan beberapa alternatif. Yang pasti, Timnas Indonesia U-19 harus melakukan pemusatan latihan di luar negeri.

“Kita jajaki, Belanda, Jepang, dan Korea Selatan. Yang pasti tim ini harus keluar negeri,” ucap Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

“Sebab, sesuai road map Shin Tae-yong bahwa tim ini check in/check out. Yang artian, tim ini kembali ke dalam negeri dan langsung bersiap ke luar negeri kembali,” jelas pria yang kerap disapa Iwan Bule ini.

Senada dengan Iriawan, Shin Tae-yong selaku pelatih juga menyiapkan beberapa alternatif. Bahkan, dia sempat menyiapkan Australia sebagai destinasi lanjutan.

Namun, hal itu tidak bisa terlaksana karena memang situasi pandemi Covid-19. Sehingga banyak negara yang menutup pintu rapat-rapat untuk kedatangan tamu.

“Pemusatan latihan lanjutan memang sudah pernah dibicarakan dan banyak pertimbangan juga. Seperti Jepang atau Australia tak bisa karena corona,” beber Shin Tae-yong.

“Sementara untuk Korea Selatan itu kita harus menjalani karantina selama dua pekan. Jadi untuk TC selanjutnya masih harus kita diskusikan lagi,” tukas Shin Tae-yong.(IndoSport/RA)

 138 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: