TIGA Tersangka Pembuat Uang Palsu Diciduk Polresta Pontianak

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 23:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanit Ekonomi Satreskrim Polresta Pontianak, IPTU Muhammad Ibnu Saputra Budhiniar menunjukkan barang bukti uang palsu yang disita dari pelaku (ANTARA/HO-Jessica Helena Wuysang)

Kanit Ekonomi Satreskrim Polresta Pontianak, IPTU Muhammad Ibnu Saputra Budhiniar menunjukkan barang bukti uang palsu yang disita dari pelaku (ANTARA/HO-Jessica Helena Wuysang)

SuarIndonesia — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), menangkap tiga orang tersangka pembuat uang palsu dengan menyita ratusan lembar uang palsu berbagai pecahan.

“Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya aktivitas pembuatan dan penyimpanan uang palsu di kawasan Jalan Tritura, Kecamatan Pontianak Timur, belum lama ini,” kata Kanit Ekonomi Satreskrim Polresta Pontianak, Iptu Muhammad Ibnu Saputra Budhiniar, di Pontianak, Selasa (26/8/2025).

Setelah dilakukan penelusuran, pihaknya dapat melakukan penangkapan dan menyita barang bukti berupa pecahan uang rupiah palsu Rp100.000 sebanyak 304 lembar dan pecahan Rp50.000 sebanyak 246 lembar.

Para tersangka berinisial JW (30), V (25), dan EY (45) diduga memproduksi uang palsu tersebut dengan modus memindai uang asli pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 menggunakan scanner warna, lalu mencetaknya di kertas ukuran F4 dan memotong sesuai ukuran uang asli.

“Proses produksi ini mereka lakukan selama sekitar satu minggu. Uang palsu itu rencananya digunakan untuk transaksi jual beli, namun belum sempat diedarkan karena terlebih dahulu diamankan petugas,” kata Ibnu, dilansir dari ANTARANews.

Dari tangan para pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya satu unit printer Epson L3210, gunting, cutter, lem, penggaris, stempel, dua unit telepon genggam, serta ratusan lembar uang palsu yang telah dicetak maupun masih berupa hasil print lembaran.

Baca Juga :   BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 26 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda maksimal Rp10 miliar.

“Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menerima uang tunai, terutama dalam jumlah besar, serta segera melapor jika menemukan uang yang mencurigakan,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMBUNUHAN Terhadap Ijay Seorang Nelayan, 26 Adegan Diperagakan
WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla
KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan
KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Kendaraan Lintas Pulau, Hasil Sinergi Denpom Lanal dengan Polsek KPL Banjarmasin
KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:01

3 TERSANGKA PENYADAPAN Prabowo Terancam Penjara 10 Tahun

Selasa, 3 November 2026 - 21:10

DISTRIBUSI RATUSAN NOZZLE Kebut Pemadaman Karhutla Kalteng

Selasa, 3 November 2026 - 21:05

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 November 2026 - 21:45

WALHI Minta Umumkan Nama Korporasi Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Berita Terbaru

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan di Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

MESKI HUJAN, Armada Udara Siaga Penuh atasi Karhutla

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:05