TIDAK BOLEH KORUPSI ! Pemda se Kalsel Terima Dana Pusat Rp 27 Triliun

- Penulis

Kamis, 19 Desember 2024 - 23:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Diingatkan tidak boleh korupsi !, diamana Pemda se Kalsel telah menerima dana pusat Rp 27 Triliun.

“DIPA dan TKD ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, serta tidak boleh ada korupsi,” kata Gubernur Kalsel, H. Muhidin.

Diketahui, Pemerintah Pusat menyerahkan alokasi dana APBN berupa Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran (TA) 2025 untuk pemerintah daerah (pemda) se Kalsel dan Kementerian/Lembaga di Kalsel.

Penyerahan DIPA dan TKD dipimpin langsung Gubernur Kalsel, H. Muhidin didampingi Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi, Syafriadi dan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin sejak Rabu (18/12/2024).

Penyerahan DIPA dan TKD ini sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025.

DIPA dan TKD Tahun anggaran 2025 untuk Kalsel dengan ditetapkan sebesar Rp 38,70 triliun.
Anggaran tersebut untuk Belanja kementerian/lembaga Pemerintah Pusat di daerah sebesar Rp10,81 trilun serta Transfer Daerah atau ke pemerintah daerah se Kalsel sebesar Rp 27,89 triliun.

Muhidin berpesan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), PPK, dan para pengelola keuangan pada satuan kerja, supaya menggunakan anggaran dengan disiplin, teliti, sesuai prioritas.

Ia menambahkan ingin menciptakan pemerintahan yang bersih saat memimpin Kalsel.

Muhidin juga meminta para Bupati dan Walikota agar memastikan pengelolaan alokasi TKD dan APBD tahun 2025 sesuai tujuan, bermanfaat, dan optimal dalam rangka mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.

Penggunaan anggara tersebut harus mampu mengembangkan dan membangun pusat-pusat ekonomi baru untuk memperkuat perekonomian daerah serta meningkatkan kualitas belanja daerah.

“Harus fokus dalam mendukung program pemerintah berupa Program Makan Bergizi Gratis, Ketahanan Pangan, Penanganan Stunting, Peningkatan Investasi, dan Menjaga Tingkat Inflasi,” katanya.

Baca Juga :   JAMKRIDA AWARD 2024: Pemprov Kalsel Raih Dua Penghargaan

Sementara, Syafriadi menyampaikan laporan kinerja fiskal sepanjang tahun 2024.

Memasuki periode akhir tahun, pertumbuhan ekonomi di Kalsel hingga akhir Triwulan III 2024 secara yoy tumbuh sebesar 5,23% di atas nasional yang sebesar 4,95%.

Kinerja APBN wilayah Kalsel sampai dengan 13 Desember 2024 telah mencapai Rp37,72 triliun, meningkat 24,46% dibandingkan tahun lalu. Realisasi ini terdiri dari belanja K/L sebesar 8,77 triliun dan Belanja Transfer ke Daerah sebesar 28,96 triliun.

Syafriadi juga menyampaikan bahwa terdapat beberapa satker Kementerian/Lembaga di Kalsel menempati peringkat 5 besar secara nasional, antara lain satker-satker lingkup Kementerian ATR/BPN, BKKBN, BNN, BKN, dan Kementerian Agama.

Selain itu terdapat capaian prestasi di Kalsel antara lain Penetapan Satuan Kerja menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Yaitu Balai Standarisasi Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Banjarbaru dan Rumah Sakit TNI Dr.Soeharsono sehingga total BLU di Kalsel menjadi 5 BLU.

Kemudian pencairan Dana Desa Tercepat/Pertama tahun 2024 se-Indonesia yang diraih Kabupaten HSU (Hulu Sungai Utara).

Desa Awang Bangkal Barat sebagai Terbaik Pertama Nasional desa berkinerja terbaik.

Untuk penurunan stunting tahun 2024, Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai Terbaik 1 Nasional kemudian Penghargaan Emas pada Bhumandala Award kategori batas desa dan kelurahan tahun 2024, dan Kalsel sebagai Provinsi Pertama di Indonesia yang seluruh desanya di semua Kabupaten menjalankan Siskeudes Online.

Khusus untuk BSPJI Banjarbaru telah mendapatkan akreditasi menjadi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Utama sehingga dapat melayani pemeriksaan kehalalan produk secara Nasional dan Internasional dan Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin sebagai BLU dengan jumlah pasien terbanyak kedua lingkup Rumkit Bhayangkara se-Indonesia dalam melayani jumlah pasien rawat jalan.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin
BANUA QRIStival 2026, Siring 0 Km jadi Kawasan Wisata Digital

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca