TERPAKSA DIPERPENDEK, Bantaran Sungai Belasung Mulai Ditata

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2020 - 21:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Penataan bantaran Sungai Belasung mulai dikerjakan. Letaknya persis di samping Balai Kota Banjarmasin. Penataan ini digadang-gadang jadi pilot project penataan bantaran sungai di Banjarmasin.

Kepala Bidang Sungai, Dinas PUPR Banjarmasin, Hizbul Wathony mengemukakan, meski pengerjaannya sempat tertunda, penataan yang diharapkan bisa menjadi pilot project penataan sungai di Banjarmasin itu akhirnya bisa dilakukan di anggaran perubahan 2020.

“Juni kami mencoba mengusulkan kegiatan yang sebelumnya diprogramkan di anggaran murni. Di perubahan bidang kami dapat Rp800 juta. Salah satu yang dikerjakan penataan bantaran Sungai Belasung,” ujarnya, Rabu (14/10/2020).

Lantaran keterbatasan anggaran, porsi pengerjaan pun harus disesuaikan. Lebih pendek dari rencana awal. Untuk sementara panjang yang dikerjakan sekitar 60 meter. “Kiri dan kanan jadi total sekitar 120 meter. Dengan anggaran di bawah Rp200 juta,” jelas Thony.

Bantaran bini bakal ditata agar lebih menarik. Di situ nantinya bakal ditempatkan taman, kursi, dan lampu hias agar bisa dinikmati masyarakat sekitar. “Awalnya kemarin kan mau titian ulin. Tapi karena anggaran sedikit jadi diubah,” katanya.

Selain penataan bantaran, pintu air yang ada di sana juga bakal diperbaiki. Pasalnya selama ini alat untuk mengatur keluar masuknya air tersebut tak bisa berjalan secara maksimal. “Bisa ditutup, tapi tidak full. Nah, itu juga kami perbaiki,” imbuhnya.

Baca Juga :   KPU RI: Kesiapan Pilkada Serentak 2024 Sudah 99%

Terkait tenggat waktu pengerjaan, Thony mengungkapkan, diharapkan bisa rampung di awal Desember nanti. Di mana penataan bantaran ini juga diharapkan bisa menjadi contoh untuk dilihat warga sekitar.

“Paling tidak mau lihat tanggap masyarakat di kawasan itu terlebih dahulu. Karena memang beberapa rumah di deretan sungai untuk dibebaskan nantinya,” katanya.

Lebih jauh dijelaskannya, di anggaran perubahan 2020 bidang sungai juga mengerjakan beberapa program yang sebelumnya sempat tertunda di anggaran murni menyusul adanya pemangkasan anggaran akibat penanganan CoVID-19.

Untuk anggar Rp800 juta tadi, selain penataan bantaran Sungai Belasung juga dilakukan kegiatan lainnya. Di antaranya untuk menyewa kapal sapu-sapu. Mengingat di akhir tahun biasanya kiriman sampah dari hulu seperti ranting kayu dan eceng gondok datang di masa musim penghujan.

Selain itu, Thony juga mengungkapkan banyaknya program yang terpaksa ditunda menyusul adanya pemangkasan anggaran untuk penanganan CoVID-19. Dari Rp33,9 miliar di anggaran murni dipangkas menjadi Rp3,4 miliar. “Dan di perubahan ini kami dapat Rp800 juta,” tukasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca