SuarIndonesia – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, akan bersikap tegas kepada aparatur sipil negara (ASN). Bagi yang tidak hadir siap-siap dipotong tunjangan.
Hal itu disampaikan Plt. Kepala BKD Kalsel, Syamsir Rahman, di sela penyerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya Tahun 2022 dari Presiden RI, Joko Widodo, di Gedung Idham Chalid, Kantor Setdaprov Kalsel Banjarbaru, Rabu (31/8/2022), kepada 600 ASN lingkup Pemprov Kalsel.
Syamsir menekankan kepada ASN untuk bekerja dengan baik dan tidak makan gaji buta.
“Aparatur Sipil Negara tidak boleh makan gaji buta, mereka harus hadir dan bekerja. Yang tidak hadir dan tidak membuat perencanaan kami potong tunjanganya,” tegasnya.
ASN yang menerima satyalancana sendiri terdiri dari masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun.
“Tanda kehormatan satyalancana karya satya ini, di antara bentuk penghargaan yang diterima ASN sejak puluhan tahun yang lalu.
Kini penghargaan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan ASN juga semakin baik, terutama melalui THR, gaji ke-13 dan tunjangan kinerja,” katanya Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















