TAK SEBANDING, Rasio Dokter Spesialis dengan Realita Layanan Kesehatan Di Banjarmasin

- Penulis

Senin, 9 Januari 2023 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Jumlah dokter spesialis di Kota Banjarmasin bila dihitung skala rasio standar Kemenkes RI diakui masih kurang. Namun, layanan kesehatan di Kota berjuluk ‘Seribu Sungai’ ini masih memadai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, M Ramadhan menyebutkan, secara rasio yang distandarkan Kemenkes RI, dokter spesialis adalah 1 : 16.000, kemudian kalau dokter umum 1: 1000.

Sementara jumlah dokter spesialis yang tersebar di pelayanan, baik itu di rumah sakit, puskesmas, klinik maupun tempat praktek kesehatan lainnya hanya berjumlah 261.

Bila dihitung dengan jumlah penduduk kota Banjarmasin 700.000 jiwa. Total 261 dokter spesialis itu sangat mencukupi, namun bila dihitung per spesialis masih kurang.

“Kalau keseluruhan mencukupi bahkan lebih, tapi kalau per dokter spesialis 1:16.000 itu kurang. Tapi untungnya layanan kesehatan di kota ini cukup baik,” katanya saat dihubungi via Whatsapp, Jumat (6/1/2023).

Ramadhan melanjutkan, di samping kurangnya dokter spesialis bila melihat rasio, Kota Banjarmasin yang memiliki 12 Rumah Sakit tidak hanya melayani warga Banjarmasin, namun menjadi rujukan layanan kesehatan dari daerah-daerah tetangga di Kalimantan Selatan. Bahkan, luar provinsi seperti Kalimantan Tengah.

“Tambahan penduduk dari kabupaten tetangga di Kalsel dan Kalteng berobat di RS yang ada di Banjarmasin seperti RS Ansari Saleh, RS Islam, RSUD Ulin, RS Sari Mulia, dan juga RS Bayangkara. Rumah Sakit itu yang paling banyak mendapat rujukan dari daerah lain,” ucapnya.

Kabid Yan SDK Dinkes Banjarmasin drg Emma, menambahkan, pelayanan kesehatan di Kota Banjarmasin terkendali meski dokter spesialis masih kurang.

Hal itu dipicu karena tren warga yang berobat sesuai dengan Riskesdas adalah penyakit;
1. Hipertensi
2. Diabetes Melitus
3. ISPA

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Untuk jumlah dokter spesialis di bidang penyakit di atas dinilai cukup, sehingga masyarakat cepat terlayani.

Kurangnya dokter spesialis ini juga diakui oleh Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan, RS Sultan Suriansyah, Nadzir Isnainy, S.kom.

Nadzir menyampaikan hal yang senada dengan Kadinkes, dokter spesialis di RS Sultan Suriansyah sekarang berjumlah 30 orang. Ia mengaku padahal Idealnya berjumlah sekitar 40 dokter. Namun hingga sekarang rumah sakit tempat ia bertugas masih stabil melayani masyarakat.

Tahun ini, dikatakannya juga akan menambah dokter spesialis. Kemudian akan disusul kembali seiring dengan program dokter spesialis yang dibiayai Kementerian Kesehatan.

“Dokter spesialis kita ada 30 orang, Idealnya sekitar 40 an. Tahun ini akan kita tambah hingga 5 tahun ke depan melalui beasiswa program dokter spesialis Kemenkes,” ucapnya.

Nadjir melanjutkan, bila dokter spesialis di RS Sultan Suriansyah kebanyakan dokter yang berstatus ASN. Dari 30 itu, hanya 4 orang yang berstatus kontrak atau diluar ASN.

Dokter yang dikontrak pihaknya itu lah yang selama ini dapat mencover pelayanan masyarakat. Misalnya dokter syaraf, mata dan tahun ini akan menambah dokter tulang.

“Sesusi kebutuhan, tahun ini kita akan kontrak dokter ortopedi atau dokter tulang. Nah sehingga bertambah satu dokter kita,” katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SATU Lagi korban meninggal KM Virgo Transport 8 Ditemukan
DUKA CITA Penyerahan Jenazah Korban KM Virgo pada Pihak Keluarga, Jasa Raharja Pastikan Pemenuhan Hak Santunan
KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
RADIKALISME di Medsos Incar Anak Muda, FKPT Kalsel Perkuat Pencegahan Dini
KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo
PENCARIAN Korban Kapal Virgo Transport 8 Maksimalkan Kamera Robot Bawah Air
SEJUMLAH Keluarga Korban KM Virgo Mendengarkan Ceramah dari H Mulkani Al-Banjari

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:18

KPK: Pengadaan dan Mutasi Jabatan di Daerah Rawan Korupsi

Jumat, 18 September 2026 - 20:43

258 KABUPATEN/KOTA Sudah Terapkan Perlinsos Digital

Jumat, 18 September 2026 - 20:31

KAPAL Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta

Jumat, 18 September 2026 - 14:49

DITETAPKAN Lima Tersangka Karhutla dan 10 Korporasi dalam Penyidikan Polda Kalsel

Kamis, 17 September 2026 - 21:10

KASUS KORUPSI ATR/BPN: KPK Geledah Ruangan 3 Dirjen dan Sita Dokumen

Kamis, 17 September 2026 - 20:56

KESEHATAN Mental Nakes Salah Satu Penentu Keselamatan Pasien

Kamis, 17 September 2026 - 20:19

KAPOLRI Diperintahkan “All Out” Cek Unsur Pidana Pelaku Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 18:52

PEMILIK KM Virgo Transport 8 “Angkat Bicara” Terkait Musibah di Laut Jawa

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi garis polisi. (Foto: Getty Images/Ole Schwander)

Hukum

BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:50

Foto Ilustrasi, Pesawat di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, (Foto: Prokalteng)

Kalteng

14 JADWAL Penerbangan Terdampak Kabut Asap

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:39

Grand Prix Austria 2026 menandai kemenangan perdana bagi Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing). Membayar lunas blunder yang dilakukannya saat balapan Sprint, sang pembalap bernomor #37 berperforma mengesankan untuk mengklaim podium tertinggi MotoGP. Ia mengalahkan duet Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. (Foto: MotoGP.com)

Internasional

RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca