TAK LUPUT dari Banjir Rob, Kawasan Banjarmasin Timur

- Penulis

Jumat, 10 Desember 2021 - 23:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Ungkapan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang mengungkapkan bahwa wilayah timur Kota Banjarmasin masih aman dari terjangan banjir rob rupanya terbantahkan.

Pasalnya, berdasarkan pantauan awak media, banjir rob yang terjadi kini sudah menyasar kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur. Satu di antaranya, adalah kawasan Jalan Simpang Layang, Kelurahan Sungai Lulut.

Sebelumnya, Pemko Banjarmasin merasa yakin bahkan bersikeras bahwa kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur, aman dari banjir rob.

Bahkan, sedari awal banjir rob terjadi, dari data BPBD Kota Banjarmasin, untuk kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur yang terdampak banjir rob hanya kawasan Jalan Banua Anyar.

Alasannya, karena program normalisasi sungai yang digalakkan menyasar lebih banyak kawasan di Kecamatan Banjarmasin Timur sejak banjir di awal tahun 2021 kemarin.

Baca Juga :

BANJIR ROB Jadi Tugas Pertama Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman

Nyatanya, hal itu terbantahkan. Seorang warga kawasan Simpang Layang, Ahmad Yani menjelaskan bahwa sejak banjir rob melanda, sejumlah kawasan yang berasa persis di pinggir sungai itu juga terendam.

“Air mulai naik sekitar jam 12 malam. Surutnya menjelang sore. Untuk ketinggian, perkiraan 30 sampai lebih 40 sentimeter,” ucapnya.

“Namun syukurnya, genangan yang terjadi tidak berlangsung lama. Menjelang sore, airnya surut. Berbeda dengan banjir awal tahun tadi. Yang genangannya bertahan berhari-hari,” tambahnya.

Dari hasil pantauan, genangan di kawasan tersebut, tinggal 15 sentimeter.

Kendati demikian, Yani mengaku tetap merasa khawatir. Apabila banjir yang terjadi, justru kembali terulang seperti awal tahun lalu.

Imbas dari banjir rob yang melanda juga terjadi di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur lainnya. Seperti misalnya kawasan Jalan Veteran, Gang Haji Asmuni.

Baca Juga :   KASUS ISPA Meningkat di Banjarbaru

 

TAK LUPUT dari Banjir Rob, Kawasan Banjarmasin Timur (2)

 

Di situ, dari hasil pantauan pada jam 10 siang, genangan paling tinggi hampir mencapai 40 sentimeter atau hampir mencapai lutut. Sedangkan genangan terendah mencapai 15 sentimeter.

Menurut salah satu warga yang enggan disebut namanya, kondisi ini sudah terjadi selama sepekan terakhir. Bahkan menurutnya, jangankan banjir rob, hujan sedikit saja sudah membuat kawasan ini tergenang

“Di sini, genangan air seperti terkurung. Drainase di sini pun seperti tidak berfungsi. Kemudian, tengok saja Sungai Veteran itu, airnya seperti diam saja,” ungkapnya singkat.

Rupanya, dari informasi yang diperoleh, beberapa permukiman di wilayah Sungai Tabuk sudah mulai terendam banjir sejak seminggu yang lalu.

Bahkan ketinggiannya pun mencapai 40 cm

Kondisi itu seharusnya menjadi alarm bagi penanganan banjir di Kota Baiman ini. mengingat Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Fahrurraji pernah mengatakan bahwa jika wilayah Kabupaten Banjar seperti Sungai Lulut, Sungai Tabuk dan Pengaron banjir, maka besar kemungkinan air juga akan sampai ke wilayah timur Banjarmasin.

Namun, saat upaya konfirmasi sudah dilayangkan wartawan, terkait persoalan drainase. Namun, Kepala Bidang Drainase di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Khairul Saleh tak kunjung memberikan respon.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca