TAGIH JANJI Kampanye Ibnu, Bangun Jalan Simpang Sungai Jelai

- Penulis

Jumat, 5 November 2021 - 22:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Warga RT 27, Simpang Sungai Jelai, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan sudah lama memimpikan memiliki akses yang mudah di lingkungannya.

Tidak muluk-muluk, mereka hanya ingin ada akses berupa jalan berbahan cor beton atau urukan tanah yang bisa digunakan dalam beraktivitas sehari-hari.

Benar saja, impian warga di kawasan tersebut ternyata bukan sekadar isapan jempol saja. Pasalnya saat mendatangi kawasan tersebut, sama sekali tidak ada jalan yang kokoh untuk dilalui warga.

Di sana hanya ada jalan setapak yang bisa dibilang masih serabutan. Beberapa hanya berupa titian kayu tua dan tumpukan jerami padi.

Sebagian lain, hanya tanah bekas rawa yang ditumpuk warga secara gotong royong. Yang bila air pasang, maka jalan lingkungan akan terendam. Dan genangan, bisa sampai teras rumah.

Kondisi itu sudah rupanya sudah dialami warga sekitar susah sejak puluhan tahun.

 

TAGIH JANJI Kampanye Ibnu, Bangun Jalan Simpang Sungai Jelai (2)

 

Bahkan, Junaidi salah satu warga di Simpang Sungai Jelai menceritakan, jika air sudah memasuki fase pasang tinggi, jalanan di permukiman tersebut sudah pasti terendam sekitar mata kaki orang dewasa.

Setelah surut, kondisi jalanan di permukiman itu becek dan licin akibat terendam air.

“Mungkin, sekitar empat hari ke depan, air bakal kembali pasang. Kalau sudah seperti itu, jalan ini pasti terendam. Bila sudah kembali surut, yang tersisa tinggal beceknya. Jalanan pun jadi lembek,” ungkapnya, Jumat (5/11/2021).

Lelaki yang sejak lahir di tahun 1972 sudah tinggal di situ, terlihat sedang asyik mengangkut padi hasil panen miliknya yang dijemur di halaman rumah.

Maklum, warga yang bermukim di situ, mayoritas adalah petani dan pekerja bangunan.

Dituturkannya, sejak ia lahir dan menetap di RT 27, seingatnya tak pernah ada perbaikan jalan lingkungan yang dilakukan oleh pemerintah setempat.

Kalaupun ada perbaikan, hanya pada dua buah jembatan lingkungan RT 27 yang dihuni sebanyak 90 kepala keluarga, itu.

“Perbaikan jembatan itu pun dua tahun yang lalu. Kebetulan, saya salah satu yang dipekerjakan,” tukasnya.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Hal itu dibenarkan oleh Mansyah. Lelaki 62 tahun itu mengatakan bahwa dahulu jalan lingkungan di situ dibuat oleh warga sendiri dan dibantu TNI.

Bahkan dahulu, menurut Mansyah, jalanan yang dibuat sampai tembus ke SDN Basirih 10. Namun seiring berjalannya waktu, jalan itu pun terputus.

Maka jangan heran, bila kini anak-anak SD tersebut lebih memilih menaiki sampan atau menumpang perahu mesin kecil untuk bisa sampai ke sekolah.

“Setelah itu, perbaikan jalan hanya swadaya masyarakat. Misalnya, di atas jalanan ini dihamparkan kulit kelapa, dan lain-lain,” jelasnya.

Disinggung apakah pernah ada pejabat yang datang, atau ada instansi terkait yang melakukan pengecekan, Mansyah mengaku ada.

“Entah mereka datang dari mana. Tapi, seingat saya, mereka mengukur luas dan panjang jalan lingkungan. Itu bahkan dilakukan berkali-kali,” jelasnya.

Lebih lanjut, saat kampanye pun menurutnya ada pejabat yang datang. Seingat Mansyah, Ibnu Sina (Wali Kota Banjarmasin periode kini) datang ke sana.

“Saat itu, kami meminta perbaikan jalan. Dan Pak Ibnu, berjanji untuk menindaklanjuti. Itu yang saya ingat. Alhamdulillah, setelah dilantik sampai sekarang realisasinya tak ada,” tambahnya.

“Kami sebenarnya tidak ingin muluk-muluk. Seperti apa pun bantuan untuk jalan ini, kami terima. Yang penting dibuatkan alias diperbaiki. Yang penting jalanan nyaman,” tutupnya

Padahal lokasi pemukiman warga pinggiran tersebut hanya berjarak belasan kilometer dari Balai Kota Banjarmasin dan masih bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua, waktu maksimal yang dibutuhkan bisa sampai setengah jam.

Dari informasi warga, kawasan tersebut berkali-kali sudah dipantau dan diukur oleh petugas Pemko Banjarmasin. Namun jalan lingkungan Simpang Sungai Jelai RT 27 tak kunjung tersentuh perbaikan. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
RUPIAH MENGUAT ke Rp17.012, Imbas Gencatan Senjata Dua Arah AS-Iran!
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:47

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

Kalsel

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca