SUNGAI KUIN Diserang Pampangan Eceng Gondok, Seluruh Aliran Sungai Tertutup

- Penulis

Sabtu, 12 November 2022 - 02:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dalam beberapa hari terakhir, Sungai Kuin tampak berbeda dari hari-hari biasanya. Pasalnya, sungai yang menjadi batas wilayah Kecamatan Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Barat itu tampak dipenuhi dengan pampangan.

Bahkan, saking banyaknya pampangan yang berasal dari tumpukan sampah yang hanyut dan eceng gondok di Sungai Kuin tersebut sampai menutup seluruh aliran sungai.

Saking penuhnya, pampangan tersebut seperti membentuk permadani hijau yang terbuat dari eceng gondok.

Dari pantauan di lapangan, pampangan tersebut mulai bertumpuk dari Jembatan Putih, sampai ke depan dermaga Masjid Sultan Suriansyah.

Fudail, salah satu warga yang tinggal di bantaran Sungai Kuin mengatakan, pampangan tersebut sudah terjadi selama tiga hari. Menurutnya, sedikit-demi sedikit serangan eceng gondok yang bercampur sampah itumulai muncul sekitar pukul 17.00 WIB.

Alhasil, sungai yang menjadi penghubung antara Sungai Barito dan Sungai Martapura itu tertutup total ketika menjelang magrib.

“Kondisi ini sangat mengganggu, terutama kami yang menggunakan alat transportasi sungai. Banyak warga yang terjebak dan akhirnya tidak bisa menembus kepungan pampangan itu,” ucapnya saat ditemui awak media di kediamannya, Kamis (10/11/2022).

Bahkan, saat awak media mendatangi lokasi. Ada satu perahu mesin (kelotok) yang terjebak di tengah akibat memaksa menerobos pampangan.

“Tadi dari sawah, ini mau pulang ke rumah ternyata eceng gondok sudah menutupi Sungai Kuin,” ujar Solhan pengemudi kelotok yang terjebak di tengah pampangan.

Baca Juga :   STATUS TERSANGKA Gubernur Kalsel Paman Birin, Gugur ! Menang Praperadilan Lawan KPK

Solhan menceritakan, ia bersama temannya sudah berusaha keras memindahkan eceng gondok sedikit demi sedikit akhirnya bisa keluar dari kepungan.

“Alhamdulillah selama hampir setengah jam tadi berusaha akhirnya bisa keluar dari kepungan eceng gondok,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Juandi, warga Kuin Utara itu mengatakan tumpukan eceng gondok ini mulai masuk ketika pasangnya air sungai.

“Eceng gondok ini sejak hari senin kemarin sudah ada, tapi kalau air surut sudah mulai hilang,” ungkapnya.

“Parahnya itu waktu malam hari, soalnya tumpukan eceng gondok semakin tebal, sehingga perahu kecil maupun besar tidak bisa lagi lalu,” ucapnya.

Juandi juga menerangkan untuk eceng gondok tersebut menutupi sungai kuin ampir enam jam lebih.

“Kemungkinan pukul 22:00 Wita eceng gondok kembali lantaran air sungai sudah surut,” terangnya.

Untuk eceng gondok sendiri setiap tahunnya pasti terjadi, namun pada tahun sepertinya yang terparah.

“Setiap tahun pasti ada pampangan eceng gondok, saya berapa kepada pemerintah terkait agar bisa mencari solusi agar tidak terjadi lagi,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca