SuarIndonesia — Mayoritas warga Kota Banjarmasin keberatan dan menolak ibu kota provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), pindah ke Kota Banjarbaru. Salah satu yang paling keras menolak adalah tokoh masyarakat Kota Banjarmasin Subhansyah, ST,MT yang juga Plh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanah Bumbu.
“Kita dengan tegas menolak kalau Banjarbaru dijadikan ibu kota Provinsi Kalsel menggantikan Kota Banjarmasin. Di balik pemindahan ibu kota Kalsel itu, kami yakin ada dugaan kepentingan dari kelompok tertentu,” tandas Subhansyah.
Baca Juga :
OTOMATIS Pindah Ibukota Provinsi Kalsel jika RUU Telah Diundangkan
“Saya orang pertama yang menolak keras Ibukota Provinsi di rubah, karena semua jelas mau melupakan Sejarah dan Pahlawan Banjarmasin. Sampai Titik Darah yang penghabisan saya tidak setuju, karena saya dilahirkan di Banjarmasin,” tegas Subhansyah saat diminta statementnya via WhatsApp, Minggu (20/2).
Plh Kadis PUPR Kabupaten Tanah Bumbu yang suka turun ke lapangan ini mengatakan, selama ini Kota Banjarmasin aman-aman saja dan tidak ada warga Banjarmasin yang meminta ibu kota provinsi agar dipindahkan ke Banjarbaru.
Kalau dipaksakan juga ibu kota provinsi pindah ke Banjarbaru, maka dapat dipastikan akan terjadi kerancuan. “Bagi yang setuju dengan pemindahan berarti mereka tidak menghargai sejarah dan pahlawan,” ujarnya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















