Stikes Intan Martapura Buka Prodi Administrasi Rumah Sakit

- Penulis

Minggu, 7 Juli 2019 - 21:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Guna menjawab kebutuhan tenaga profesional, Stikes Intan Martapura membuka prodi Administrasi Rumah Sakit.

Hal ini ditandai dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) tentang izin Perubahan Bentuk Akademi Keperawatan Intan Martapura menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Intan Martapura.

Penyerahan SK Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) tentang ijin Perubahan Bentuk Akademi Keperawatan Intan Martapura menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Intan Martapura serahkan pada Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan, Prof. Dr Udiansyah kepada Ketua Yayasan Banjar Insan Prestasi, Dr Taufik Arbain, Minggu lalu.

Bahkan dalam penyerahan Surat Keputusan di Aula Kampus Stikes Intan Martapura turut disaksikan oleh Pembina Yayasan Banjar Insan Prestasi, Ir.H.Nasrunsyah.,MP beserta pengurus yayasan dan civitas akademika serta dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Prof. Dr Udiansyah dalam penyerahan SK perubahan bentuk Stikes Intan Martapura memberikan ucapan selamat dan mendoakan semoga perubahan bentuk ini membawa berkah seluruh civitas akademik dan mahasiswa, sekaligus menjadi pemicu peningkatan atmosfir akademik dan mampu menjawab tantangan pembangunan kesehatan di regional Kalimantan.

Ketua Yayasan Banjar Insan Prestasi, DR. Taufik Arbain, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa perubahan status dari Akper ke Stikes diikuti dengan dibukanya S1 Prodi Administrasi Rumah Sakit memberikan peluang pada pengembangan program studi lainnya untuk level Strata S1. Selain itu, sekaligus menjawab kebutuhan lulusan sarjana Administrasi Rumah Sakit di Kalimantan dalam rangka meningkatan fungsi managemen dan pelayanan kesehatan.

Karena paradigma pelayanan publik saat ini khususnya di bidang kesehatan membutuhkan lulusan yang terampil, professional baik di Rumah Sakit Pemerintah maupun di Rumah Sakit Swasta. Pola kerja serba ganda sudah mulai ditinggalkan dalam rangka efektivitas pelayanan tersebut.

Baca Juga :   MENGEJUTKAN ! Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto Diganti, Wakapolda Gantikan Posisinya

“Kami sangat optimis terhadap lulusan ini akan bersaing, sebab pengalaman lulusan Akper Intan Martapura mampu bersaing di lapangan kerja baik di lembaga pemerintah maupun swasta, termasuk ke Jepang,” ungkap Dr Taufik Arbain.

Sementara itu Ketua Stikes Intan Martapura, Hj. Zubaidah., S.ST.,S.Kep.,MPH mengungkapkan bahwa perubahan bentuk menjadi Stikes Intan Martapura dengan prodi Diploma III Keperawatan dan prodi Sarjana Administrasi Rumah Sakit akan mencetak calon tenaga keperawatan dan tenaga administrasi rumah sakit professional, unggul dan berdaya saing.

Khusus penambahan prodi baru yaitu program studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit merupakan program studi yang diunggulkan karena satu satunya di Kalimantan dan urutan ke-13 untuk prodi sejenis di Indonesia dengan kesempatan peluang kerja di RS Pemerintah, RS Swasta, serta Klinik yang memberikan pelayanan kesehatan.

Menurut Ketua Stikes ini, penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 dimulai sejak Juli hingga 30 September 2019, dengan pelayanan sistem pelayanan one day service (sehari selesai).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah.,M.Kes mengapresiasi perubahan bentuk menjadi Stikes Intan Martapura di Kabupaten Banjar disertai penambahan program studi baru sarjana Administrasi Rumah Sakit akan membawa angin segar peluang kerja ke depannya ditengah menumpuknya jumlah lulusan tenaga kesehatan yang belum sepenuhnya terserap dunia kerja. Peluang tersebut dikarenakan program studi Sarjana Administrasi Rumah Sakit hanya satu-satunya di Kalimantan dan baru yang ke 13 untuk di Indonesia.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur
PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca