SOCIAL Distancing Sulit Diterapkan di Lapas, Pangeran Khairul Saleh Minta Pemerintah ‘Bebaskan’ Napi Tipiring

SOCIAL Distancing Sulit Diterapkan di Lapas, Pangeran Khairul Saleh Minta Pemerintah ‘Bebaskan’ Napi Tipiring

SuarIndonesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia saat ini hampir semuanya kelebihan hunian (over capacity). Karenanya lapas menjadi wilayah rentan menyebarnya wabah corona.

Anggota Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh mengusulkan kepada pemerintah agar tahanan narapidana tertentu atau kejahatan tindak pidana ringan dan mereka yang paling rentan terkena infeksi, atau yang hampir berakhir masa hukumannya ‘dibebaskan’ dalam bentuk diperhitungkan sebagai tahanan rumau atau wajib lapor per 14 hari atau dua kali masa inkubasi virus corona, atau ‘pembebasan bersyarat’.

Menjawab pertanyaan SuarIndonesia.com, Sabtu (21/3), Pangeran Khairul Saleh mengatakan, social distancing tidak akan berguna di lapas karena kondisi over capacity. Pasalnya lapas hampir di seluruh Indonesia sudah tidak mampu menampung narapidana secara layak.

Menurut mantan Bupati Banjar dua periode ini, hal tersebut sangat berpotensi memudahkan penyebaran. Walaupun sekarang sudah diterapkan tidak ada lagi jam berkunjung bagi keluarga napi.

Anggota dewan dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mencontohkan negara lain, di mana pemberlakuan pembebasan narapidana juga sudah diterapkan di Amerika Serikat dan Iran di tengah wabah corona. Pembebasan sejumlah narapidana itu karena wabah corona dilaporkan sudah menyebar di dalam lapas.

Menurut Pangeran, pembebasan bersyarat ini sebagai bentuk perlindungan negara kepada tahanan dari penularan virus corona dan pencegahan penyebaran virus corona di lembaga pemasyarakatan.

Pangeran berharap, pemerintah mengambil langkah cepat sebelum pandemi Covid-19 mewabah di seluruh lapas di Indonesia.

“Jika satu pasien positif Covid-19 ditemukan di lapas, penyebarannya diprediksi bakal masif. Penyebabnya itu tadi kondisi lapas yang masih over capacity seperti saat ini,” pungkas Pangeran.(RA)

 541 total views,  1 views today

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: