Suarindonesia – Dua tokoh di Martapura yakni KH Hasanuddin, Pimpinan I Ponpes Darussalam Martapura dan H Ahmad Fauzan Asniah, angkat bicara soal kandidat siapa nantinya menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (DPRD Prov Kalsel).
“Kalau melihat sosok dan terujinya dalam memimpin, ya kita inginkan H Rusli sebagai pendulang suara terbanyak dalam perebutan kursi DPRD Kalsel di dapil Kalsel 2 (Kabupaten Banjar), layak sebagai Ketua DPRD Kassel periode 2019-2024,” kata mereka, kepada awak media, Rabu (12/6).
Dikatakan KH Hasanuddin tak lain anak dari Almarhum KH Badaruddin yang akrap disapa Guru Ibad ini, selama mengenal sosok H Rusli, Alhamudillah, beliau sangat luar biasa.
Apalagi sudah teruji memimpin dua priode di dewan Kabupaten Banjar ini.
“H Rusli juga tegas, memiliki jiwa sosialnya kepada masyarakat, keagamanan tinggi dan dicintai.
Kalau pendapat kita mungkin ya pasti inginkan H Rusli, sebagai Ketua Dewan Kalsel,’ ujar KH Hasanuddin, yang juga nadzir (kepengurusan masjid) di Masjid Agung Al-Karomah Martapura dan sering menjadi iman di masjid tersebut.
Apalagi katanya, H Rusli sebagai pendulang suara terbanyak dalam perebutan kursi DPRD Kalsel di dapil Kalsel 2 (Kabupaten Banjar), maka sepantasnya menjadi Ketua DPRD Kalsel.
“Beliau itu meniti di dewan dari nol hingga dua priode sebagai Ketua DPRD di Kabupaten Banjar, disukai orang dan dari pengalaman itu, saya nilai pantaslah,” ucapnya.
Ia sebut, harapan dan kalau dari para guru maupun ulama di sini, maka aturan tidak bisa dibelok-belokan, apalagi soal hukum.
Seandainya menyimpang dari aturan apa uang dibuat ini merubah tataaan dan ini sering terjadi, yang buat aturan dilanggar,” ungkapnya.
Bahkan KH Hasanuddin, yang pernah duduk dua priode di dewan setempat, tahu persis slogan Partai Golkar, Yakni Golkar Suara Rakyat dan ini sama seluruh Indonesia.
“Jadi rakyat yang dukung dan angkat, bukan suara kelompok atau golongan, dan rakyat sudah mengehedaki itu,” tambahnya.
Lain lagi dilontarkan tokoh setempat yakni H Ahmad Fauzan Asniah yang akrab disapa H Ozan.
Ia, melihat situasi politik dan hasil Pemilu 2019, H Rusli terbanyak peroleh suara terbanyak.
Dan rumor berkembang khusus di Kabupaten Banjar itu rata-rata dukung H Rusli.
Kenapa katanya?. Karena ada gambaran kalau suara terbayak jadi Ketua DPRD Tingkat Provinsi.
“Kan suara Golkar dan rakyat memilih. Maka sangat tidak etis jika H Rusli, yang peroleh suara terbanyak tidak jadi Ketua DPRD Kalsel.
Aturan main itu ditepati, ini tokoh kami, kebangga dan jika sesuai maka akan kecewakan rakyat,” timpal H Ozan.
Ia juga nyatakan kalau H Rusli sudah teruji, jadi ia mohon warga di Kalsel umumnya sama-sama dukung beliau.
Bahkan H Ozan juga melihat sosok H Rusli yang masyarkat khususnya di Martapura dukung, orangnya itu berjiwa sosial dan tidak pilih apapun golongannya, apalagi di bidang keagamaan.
“Intinya aturan dilaksanakan nantinya dan diigingatkan agar Partai Golkar tetap melanjutkan tradisi yang berhak menjabat Ketua DPRD Kalsel adalah caleg perebut suara terbanyak pemilu.
Seperti pada Pemilu 2014, caleg perempuan Golkar yang kini Bupati Batola Hj Noormiliyani AS karena peraih suara terbanyak partai berlambang beringin ini,” pungkas H Ozan, yang juga Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Banjar.
Selain H Rusli, juga ada nama H Supian HK yang juga Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel dan mantan Bupati Batola dua periode, Hasanuddin Murad disebut-sebut sebagai kandidat terkuat lainnya.
Seperti diketahui dalam pileg tahun ini Partai Golkar berhasil mempertahankan sebagai pemenang Pemilu 2019 di Provinsi Kalimantan Selatan.
Dengan sabetan 12 kursi di DPRD Provinsi Kalsel, praktis partai Golkar berhak atas jatah kursi Ketua DPRD Kalsel periode 2019-2024.
Kandidat posisi ketua DPRD Kalsel mengerucut tiga nama H Rusli (kini Ketua DPRD Banjar), H Supian HK (Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel) dan Hasanuddin Murad, mantan Bupati Batola dua periode.
H Rusli sendiri merupakan peraih suara tertinggi di Partai Golkar.
Suara pribadinya dalam Pemilu 2019 untuk dapil Kalsel 2 (Kabupaten Banjar) mencapai 51.869 suara.
Sementara, Hasanuddin Murad yang merupakan mantan anggota DPR RI serta mantan Bupati Batola ini meraup 40.482 suara di dapil Kalsel 3, sedangkan H Supian HK dengan raihan berkisaran 15 ribu suara. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















