SuarIndonesia — Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson membentuk tim untuk memanggil dan memeriksa sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang diduga tidak netral dan terlibat kampanye pemilihan kepala daerah.
Satu di antara yang akan ditindaklanjuti adalah acara Palang Merah Indonesia (PMI) Kalbar bertajuk Goes to School di sejumlah sekolah menengah atas (SMA) yang difasilitasi dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Rita Hastarita. “Hari ini, tim akan melayangkan surat panggilan kepada yang bersangkutan,” kata Harisson mengutip Kompas.com, Kamis (10/10/2024).
“Hari ini, tim akan melayangkan surat panggilan kepada yang bersangkutan,” kata Harisson kepada wartawan, Kamis (10/10/2024).
Harisson menerangkan, tim pemeriksaan Pemprov Kalbar yang dibentuk, terdiri dari Pj Sekda Kalbar sebagai ketua, dan Inspektur Kalbar selaku sekretaris.
Kemudian anggotanya terdiri dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalbar, dan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalbar.
Penelusuran video viral
Sebelumnya, lanjut Harisson, Bawaslu Kalbar telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah ASN terkait dugaan ketidaknetralan ASN di lingkungan Pemprov pada Pilkada 2024 ini.
“Sudah ada juga ada tim pemeriksaan dari Bawaslu Kalbar,” ungkap Harisson.
Sebelumnya, Bawaslu Kalbar tengah menelusuri video viral Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Barat (Kalbar), Lismaryani yang diduga melakukan kampanye di salah satu sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Kubu Raya pada Jumat (27/8/2024).
Video yang beredar di media sosial dan viral itu menunjukkan Lismaryani berorasi di depan puluhan pelajar dan mengarahkan mereka untuk memilih calon Gubernur Kalbar nomor urut 1, Sutarmidji, yang merupakan suaminya.
Kehadiran Lismaryani di sekolah tersebut merupakan bagian dari kegiatan HUT ke-79 PMI bertajuk “Goes to School”, yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Rita Hastarita. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















