SOAL AKSES KE MUSALA, Walikota Banjarmasin : Ini Harus Ada dan Tata Sebaiknya

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 01:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Banjarmasin, HM Yamin HR.

Walikota Banjarmasin, HM Yamin HR.

SuarIndonesia – Soal rencana penutupan akses ke Musala Darul Ar-qam di lokasi proyek pembangunan dan pelebaran Puskesmas Cempaka Putih, mendapat respon Walikota Banjarmasin, HM Yamin HR.

Ia dengan tegas katakan, harus ada serta menginstruksikan para pelaksana dalam hal ini Dinas Kesehatan agar menyediakan jalur keluar masuk ke musala.

“Melakukan pembangunan ini kan juga untuk kemashlahatan orang banyak, ibadah juga mashlahat orang banyak, jadi bagaimana lokasi lahan ini milik Pemerintah Kota, dan jalan untuk menuju ke rumah ibadah ini sebenarnya di mana,” jelas Yamin setelah melakukan peletakan batu pertama, Selasa (29/7/2025).

“Kalau masyarakat meminta jalan masuk menuju rumah ibadah ini agar bisa lewat, ya ditata aja sebaiknya seperti apa biar bisa lewat,” sambung Yamin.

Lebih lanjut, ia menegaskan selama untuk kepentingan masyarakat Banjarmasin, termasuk pembangunan Puskesmas tersebut, tetap akan diterapkan semua pihak merasa nyaman atas pembangunan itu.

“Apalagi Puskesmas ini dibangun untuk pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat sekitar sini, pelayanan terbaik yang diberikan, jadi cari solusi terbaik,” ujarnya.

“Kita berharapnya pelayanan nanti akan jadi nyaman untuk masyarakat, cepat selesai, cari jalan terbaik untuk kepentingan bersama semua,” tutup Yamin.Sebelumnya, warga Kuripan Komplek Cempaka Putih kaget dengan rencana penutupan akses ke Mushala Darul Ar-qam, yang lahannya di luar batas pembangunan serta pelabaran Gedung Puskesmas Cempaka Putih di Kelurahan Kuripan Bnajarmasin Timur.

Seorang warga yang juga imam di Mushala tersebut, Habib H Ami Ali mengaku kebingungan olah proyek Pemko tersebut, sebab tidak sedikitpun memberikan akses jalan keluar masuk bagi jemaah.

Salah satu jemaah, Fauziah juga mengucapkan hal yang sama, bahkan ia merasa miris, perkara akhirat ibadah, akses masuk ke tempat ibadah ikut terkena penutupan imbas proyek.

Hal sama dimpaikan bidan senior Hj Sri Lestari, yang telah lama bertugas di puskesmas setempat dan telah pensiun beberapa tahun lalu.

Ia sebut, selama ini terus dipergunakan jemaah kegiatan keagamaan di Musala Darul Ar-qam, selain murid SDN.

“Intiya harus perhatian akses. Masa dengan bangunan sebesar dan semegah ini, malah istilahnya ada yang dikorbankan.

Baca Juga :   RIBUAN Ekor Ayam Mati Gegara Listrik Padam, Peternak Ancam Buang Bangkai ke Kantor PLN

Musala selama ini dijaga dan dirawat warga, dan intinya harus ada akses.

Karena sebelumnya saya mendengar memang ada dibuatkan akses, kenapa tiba-tiba berubah jadi tak ada lagi,” ucapnya heran.

Mereka sempat mengadu ke Kecamatan Banjarmasin Timur, dengan sigapnya, Camat Hj Rusdiana berinisiatif untuk mediasi, disana juga diikuti oleh warga dan pihak pelaksana kegiatan.

ia sebut, pelaksanaan pembangunan gedung fasilitas kesehatan itu tetap berjalan, tanpa menghambat aktifitas masyarakat sekitar, termasuk menyediakan akses keluar masuk mushala tersebut.

“Pembangunan ini penting, tapi perhatikan juga kepentingan masyarakat sekitar, apalagi mushala tempat untuk warga beribadah” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, dr Tabiun Huda

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, dr Tabiun Huda, mengklaim bahwa pembangunan Puskesmas Cempaka Putih sudah mendapat persetujuan dari ketua RT dan warga sekitar. Berkaitan dengan akses jalan menuju ke musala yang tertutup, pihaknya berjanji akan membuatkan jalan alternatif bagi warga.

“Warga sudah sepakat dan juga akan buatkan jalan alterntif untuk warga menuju ke musala,” kata Tabiun

Sebelumnya, dari Pihak Dinas Kesehatan selaku pemegang proyek, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Erlina Syamsu mengamini ucapan dari Camat Banjarmasin Timur, ia akhirnya ikut mediasi bersama warga.

Diketahui, pembangunan puskesmas ini, proyek dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.
Terpampang pekerjaan kontrak bernomor: 000.3.3/216-Yan SDK/Dinkes/2025.Rp 6.178.901.000 (Enam Miliar Seratus Tujuh Puluh Delapan Juta, Sembilan Ratus Satu Ribu Rupiah).
Pelaksanaan sejak 30 Juni 2025.

Sesuai rencana pekerjaan proyek dari 30 Juni 2025 sampai dengan 26 Desember 2025, selaku Kontraktor Pelaksana, CV Bangun Cipta Mandiri (BCM) dengan Konsultan Pengawas dari PT Sekta Gubah Sarana. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

CUACA EKSTREM, Porak-poranda hingga Kabel Listrik Putus
RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara
DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel
TERASA ISTIMEWA, Kapoda Kalsel Turun “Gatur Lalin” di Titik Strategis Banjarbaru
KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:46

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Minggu, 1 November 2026 - 21:56

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:40

KPK PERIKSA BS, Ipar Eks Kepala BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:20

OPERASI PATUH 2026: Fokus Tertibkan Lawan Arus di Titik Rawan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:13

TNI AU Pantau Perkembangan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

RATUSAN ASN se Kalsel Penguatan Pertahanan Negara

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:11

Kalsel

DIGANTI, Jabatan Stategis Dirlantas Polda Kalsel

Senin, 2 Nov 2026 - 21:46

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56