Siring Penuh Warna, Ribuan Anak PAUD Karnaval Pakaian Adat

- Penulis

Minggu, 28 April 2019 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Peringatan Hari Kartini di Bulan April 2019 ini, terasa sangat istimewa bagi anak-anak usia dini dan Taman Kanak-Kanak (TK) se Kota Banjarmasin.
Sebab, saat itu mereka berkesempatan menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Tentunya, keberadaan anak-anak yang berjumlah sekira 2.369 orang itu, membuat Siring Balai Kota Banjarmasin menjadi penuh warna. “Sejak kecil anak-anak kita ini sudah berusaha kami perkenalkan dengan budaya nusantara. Mudah-mudahan setelah tumbuh dewasa nanti mereka tetap mengenal seni dan budaya nusantara,” ujar Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, Sabtu (27/04).

Jangan sampai, lanjutnya, anak-anak Indonesia khususnya yang ada di kota berjuluk seribu sungai ini nantinya lebih mengenal budaya luar, atau hanya mengetahui permainan game online dibandingkan dengan pejuang RA Kartini.

“Di Kota Banjarmasin ini hidup 34 suku, hal itu tercermin dari pakaian adat yang digunakan anak-anak kita. Dan saya lihat mereka begitu bersemangat memperingati Hari Kartini. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahim, dan mengenalkan seni budaya nusantara,” katanya.

Baca Juga :   BERAWAL CANDAAN Berujung Pembunuhan, Ini Ungkapan Pelaku saat Rekaulang

Dari informasi terhimpun, selain untuk memperingati Hari Kartini, kegiatan tersebut juga untuk memperingati Hardiknas IG TKI-PGRI Kota Banjarmasin.

Dengan adanya kegiatan karnaval pakaian adat nusantara itu diharapkan, sejak dini anak-anak di kota ini telah memiliki rasa cinta tanah air, dan dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut tali silaturahim antara sesama guru PAUD dan orangtua murid lebih terjalin.

Ada 119 lembaga Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) dari lima kecamatan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Karnaval pakaian adat nusantara itu, dilepas langsung oleh Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Bunda PAUD Kota Banjarmasin Hj Siti Wasilah.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca