Siapa ‘Pilot’ yang Mampu Terbangkan Pesawat’ PAN Selamat Menuju 2024?

Siapa ‘Pilot’ yang Mampu Terbangkan Pesawat’ PAN Selamat Menuju 2024?

Oleh
Mesakh Mirin, SKM
Anggota Komisi IX
Fraksi PAN DPR RI

Mencari ketua umum (ketum) dalam Kongres ternyata bisa dianalogikan dengan memilih pilot pesawat pada rute tertentu. Dalam situasi normal memilih pilot sangat mudah.

Berbeda dengan situasi turbulence. Indonesia ini ibarat pesawat sedang mengalami turbulance. Sebelumnya ada gonjang-ganjing Pilpres. Calon yg kita dukung ada gerakan emak-emak, penggalangan umat Islam, mobilisasi sentimen kerakyatan dan banyak cara lainnya.

Ternyata kalah oleh gabungan mobilisasi kekuasaan dan kekuatan sentimen kerakyatan lainnya.

Partai kita sebagai bagian dari pelaku utama yang bertanding mengalami goncangan hebat sepanjang proses Pemilu tersebur. Banyak korban berjatuhan, dan tentu ada bagian yg diuntungkan.

Kursi PAN di Jateng tersapu habis, di Jatim babak-belur, sehingga perolehan kursi kita berkurang.

Memasuki pasca pemilu dengan terpilihnya Presiden Jokowi, ada situasi turbulensi baru di mana dua pusat kekuatan yg tadinya bersaing bergabung menjadi satu. Disimbulkan oleh bersatunya Jokowi-Prabowo.

Pesawat PAN oleng kehilangan arah mau ke mana karena radar politik yang semula digunakan tiba-tiba tidak jalan. Di sinilah pilot pesawat PAN harus melakukan manuver penyelamatan. Dan itulah yang dilakukan Zulkipli Hasan (Zulhas) sampai titik hari ini.

Rute pesawat berikutnya adalah menuju Pemilu 2024. Turbulensi tidak bisa diduga.

Sekalipun politik stabil, tahun-tahun yang akan datang cuaca buruk sangat mungkin terjadi. Situasi ekonomi dunia sedang krisis dan pasti berimbas ke Indonesia.

Tiba-tiba di penghujung tahun 2019 ini kita dikejutkan satu BUMN rontok kerugian Rp17 triliun lebih.

Tahun depan beban utang pemerintah, BUMN, dan swasta yang sangat besar bisa mengganggu ekonomi nasional kita.

Isu kubu Pilpres 2024 mulai sayup-sayup terdengar, dan kali ini PAN tidak boleh salah posisi agar bisa pesta kemenangan di 2024 bersama rakyat.

Mari menahan nafas sebentar… Ini soal memilih pilot yang akan menerbangkan pesawat PAN agar selamat menuju 2024.

Pilihannya salah satu dari dua: Ganti pilot baru agar pilot sebelumnya istirahat, atau lanjutkan pilotnya karena telah teruji cuaca turbulensi sebelumnya.

Kebanyakan penumpang (DPW-DPW dan DPD-DPD) ingin pilotnya lanjut Zulkipli Hasan dua periode.

 910 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: