SIAP Bertanggung Jawab Pemko Banjarmasin atas Efek Vaksin pada Anak

- Penulis

Rabu, 19 Januari 2022 - 23:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Adanya kekhawatiran yang dirasakan sebagian orang tua dengan adanya program pemberian vaksin kepada anak usia 6 sampai 11 tahun menjadi PR tersendiri bagi Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Pasalnya, diketahui terdapat tiga orang pelajar jenjang Sekolah Dasar (SD) di Jawa Timur yang meninggal usai mendapat vaksin Covid-19 dosis pertama. Dua kasus siswa meninggal terjadi di Jombang dan satu siswa di Magetan.

Bukan tanpa sebab, kasus pertama terjadi di Jombang. Siswa kelas 6 SDN Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang meninggal dunia. Siswa tersebut mendapat vaksinasi dosis pertama jenis Pfizer. Sebelum meninggal, bocah berusia 12 tahun itu sempat demam dan muntah.

Karena itu, Pemko Banjarmasin menyebut, akan bertanggung jawab penuh terhadap efek vaksin Covid-19 yang disuntikan kepada anak usia 6-11 tahun.

“Kalau berdampak akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota. Pasti! Jangan dikhawatirkan,” tegas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi, saat ditemui awak media di Balai Kota, Selasa (18/1/2022)
.

SIAP Bertanggung Jawab Pemko Banjarmasin atas Efek Vaksin pada Anak (2)

 

Ia menjelaskan, berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Dirjen P2P tertanggal 13 Januari 2022, seluruh kabupaten dan kota di Indonesia boleh menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Tidak terkecuali di Banjarmasin.

Walaupun sebelumnya, program ini sempat terganjal di kota berjuluk seribu sungai, lantaran capaian vaksinasi lansia yang masih berada di bawah angka 60 persen.

Di sisi lain, meski program vaksinasi anak sudah dimulai, Ia mengaku masih ada kendala dalam pelaksanaanya, yakni stok vaksin yang tersedia saat ini terbatas.

Baca Juga :   VONIS Mardani H Maming 'Disunat' MA! Pukat UGM Minta Bawas MA dan KY Turun Tangan

Di mana diketahui, untuk program vaksinasi anak usia 6-11 hanya dibolehkan jenis sinovac dengan sebanyak 0,5 mili.

“Saat ini stok vaksin sinovac yang tersedia sebanyak 4.000 dosis yang tersebar di 26 puskesmas. Dan 100 dosis di Dinkes,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya telah menyampaikan permintaan tambahan vaksin ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan sebanyak 25 ribu dosisi.

Baca Juga :

KEBIJAKAN BARU, Banjarmasin Mulai Jalankan Vaksinasi Anak

“Jumlah sasaran kita ada sekitar 71 ribu lebih anak usia 6-11 tahun. PR nya sangat besar,” pungkasnya.

Lantas, bagaimana strategi Pemko Banjarmasin untuk mengejar target sasaran itu?

Terkait hal itu, Machli mengaku akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Banjarmasin, untuk menghimpun sekolah dan menginformasikan kepada orangtua siswa agar berkenan mendampingi anaknya saat divaksin.

Sedangkan bagi orangtua yang tidak sempat mendampingi, maka diminta untuk membuat persetujuan anaknya divaksin, yang formatnya diharapkan disediakan oleh Disdik.

“Nanti format itu dibawa oleh murid untuk ditandatangani orang tua. Bagi yang tidak bisa mendampingi. Kalau bisa mendampingi, tidak perlu surat itu,” tekannya.

Di samping itu, pihaknya juga akan mendatangi sekolah-sekolah yang siswanya siap untuk divaksin Covid-19.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI
DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar
PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong
AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin
UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17
DISERAHKAN SK PENETAPAN dari DPP untuk Kepengurusan DPD PAN se-Kalsel
HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI
DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Kamis, 2 April 2026 - 22:15

DUA TERDAKWA di BRI Cabang Tabalong “Telah Meraup” 4,8 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 21:58

PEREMPUAN BERBAJU MERAH Kebingungan Motornya Mogok di Tengah Padat Arus, Kasat Lantas Sigap Mendorong

Kamis, 2 April 2026 - 21:41

AKSI KAMISAN di Tengah Guyuran Hujan dengan Pengawalan – Pelayanan Polresta Banjarmasin

Kamis, 2 April 2026 - 21:22

UNISKA MAB Tambah Guru Besar, Rektor Zainul Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor ke-17

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Kamis, 2 April 2026 - 13:08

HANTARKAN ASPIRASI, Sekaligus DPRD Kalsel Berdialog dengan DPR RI

Rabu, 1 April 2026 - 23:53

DUA PEMAIN SABU Disergap Polisi, Sempat Membuang Barang Bukti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca