SuarIndonesia – Setelah menganiaya orang, lantas saat hendak diamankan tikam seorang Polisi, dan ini menjadi atensi Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, hingga pelaku berhasil diringkus.
Pemuda berinisial NY (25) ini pelaku penganiayaan terhadap anggota Polsek Awayan Polres Balangan, dan juga aniaya seorang warga diringkus , Sabtu (14/8/2021).
Perburuan terhadap pelaku dilakukan Tim gabungan Unit 2 Opsnal Jatanras (Macan Kalsel) Dit Reskrimum Polda Kalsel, Unit Jatanras Polres Balangan dan personel Polsek Awayan yang dipimpin Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Dit Reskrimum Polda Kalsel, AKP Endris Ary Dinindra.
Pelaku diringkus petugas saat bersembunyi di rumahnya di Desa Kambiayin, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, sekitar pukul 15.30 WITA.
Dalam pencarian dan penangapan pelaku ini, anggota tak mudah, karena harus melalui medan sulit dan berbukit.
Hingga akhirnya dapat memetakan posisi pelaku serta melakukan penyergapan.
Pelaku bahkan disebut sempat berpindah-pindah lokasi termasuk bersembunyi di kawasan perbukitan di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Terpisah, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol M Rifa’i membenarkan penangkapan tersebut. “Betul tadi sore sudah ditangkap,” tambah Kombes Pol M Rifa’i.
Kasus ini kata Kabid Humas juga menjadi atensi Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto.
Diketahui sebelumnya, NY melakukan penganiayaan terhadap Rabadi warga yang juga tinggal di Desa Kambiayin, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Rabu (11/8/2021).
Akibatnya, Rabadi menderita tiga luka sabetan parang di bagian belakang badan.
Saat berupaya diamankan menuju Polsek Awayan tak lama pasca kejadian tersebut, NY nekad kembali melakukan penganiayaan kpada seorang anggota Polsek Awayan, Hermawan Supriadi.
Sabetan parang NY mengenai bagian kepala Hermawan hingga menyebabkan luka robek.
Usai melakukan aksi sadis itu, NY sempat melarikan diri hingga akhirnya berhasil ditangkap oleh tim gabungan.
“Pelaku kini dibawa ke Polres Balangan untuk menjalani proses hukum. Petugas juga menyita satu bilah senjata tajam jenis parang yang digunakan dalam penganiayaan tersebut,” pungkas Kombes Pol M Rifai. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















