SETELAH AKSI MASSA, Giliran Pemilik Pelaihari City Mall Angkat Bisa “Silahkan Bangunannya Dibongkar”

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2020 - 21:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik lahan Pelaihari City Mall, H Mawardi (kanan)

SuarIndonesia – Setelah aksi massa koalisi, yang sempat ricuh saat aksi unjuk rasa di DPRD Kabupaten Tanah Laut, Senin (19/10/2020) hingga berakhir adanya laporan ke Polda Kalsel.

Giliran pemilik lahan Pelaihari City Mall angkat bicara.“Saya sangat menyayangkan kejadian kemarin, dimana kebebasan berpendapat seakan-akan dihalangi,” ucap H Mawardi kepada wartawan, saat di Banjarmasin, Selasa (20/10/2020).

Terkait dengan teman-teman LSM yang melakukan aspirasi, lanjutnya, pihaknya  sama sekali tidak ada memprovokatori.

“Memang mereka datang ke tempat saya mempertanyakan status bangunan itu dan saya sampaikan kepada mereka bahwa kemarin sudah audiensi di DPRD Tanah Laut, namun tidak ada titik temu

Kami kirim surat keberatan penyegelan yang kami nilai tidak sesuai prosedur, namun tidak pernah dijawab Bupati Tanah Laut kemudian kami mengirim surat ke gubernur juga tidak ada jawaban<’ jelasnya.

Akhirnya mereka melakukan penyegelan, yang tidak ada surat keputusan penyegelan hingga tidak ada berita acaranya.

Terkait izin yang dipertanyakan dan kami harus membayar IMB dan PBB.

“Kami sudah melakukan permohonan IMB pada 30 Januari 2018 lalu.

Kami siap membayar, tapi apa yang kami bayar, diukur saja tidak tanah kami bagaimana kami harus membayarnya,” ujarnya lagi.

Baca Juga :   BURONAN PERAMPOK Bersajam Kapak di Sebuah Ruko Banjarmasin Diringkus

Ditanya terkait ancaman Sekda Tala, yang akan membongkar bangunan itu dalam waktu 30 hari kedepan.

“Saya tegaskan tidak perlu menunggu 30 hari. Bongkar saja hari ini, jika memang pembongkaran itu menurut anda benar dan membuat prestasi jadi baik lakukan sekarang.

Tapi ingat, jangankan pembongkaran, penyegelan yang tidak sesuai aturan saja akan kami lakukan upaya banding,” ucap H Mawardi dengan nada tinggi

Sementara itu Aliansyah, Ketua Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintahan dan Parlement (KPK-APP) menyampaikan bahwa aksi yang mereka lakukan kemarin merupakan aksi kepedulian teman-teman LSM se Kalsel.

“Banyak persoalan-persoalan yang ada di Tanah Laut, diantaranya mangkraknya pembangunan pelabuhan di Swarangan dan Jorong, padahal itu program nawacita Presiden Joko Widodo.

“Banyak pembangunan sarang burung di perkotaan Kabupaten Tanah laut, apakah ada izinnya dan banyak pembangunan jalan yang tidak selesai dan terjadinya banjir karena banyaknya tambang ilegal,” pungkas Aliansyah. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:06

MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:34

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:20

BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca