SEORANG IBU Diancam Pakai Kapak, Disekap Tangan Diikat dan Pelaku Jarah ATM

- Penulis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 19:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat datang ke rumah ykejadian dan korban Taji (berjongkok). SuarIndonesia/DO)

Aparat datang ke rumah ykejadian dan korban Taji (berjongkok). SuarIndonesia/DO)

SuarIndonesia – Aida (53), terkejut ketika melihat rumah orang tuanya berada di Jalan 9 Oktober RT 2 Banjarmasin Selatan, ada orang tak dikenal di dalam, Rabu (30/10/2024).

Korban warga Jalan RK Ilir Banjarmasin Selatan, tak bisa berkutik lagi ketika pria tak dikenal ini sempat melakukan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis Kapak.

Dimana salah satu warga Novi (32), tak jauh dari lokasi kejadian mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi saat pemilik rumah Aida, biasa disapa Taci datang untuk memeriksa rumah kosong milik orang tuanya.

Setibanya di dalam rumah, Taci mendapati seorang pria yang tak dikenal di dalam, pas Taci masuk ke dalam rumah, dia malah ketemu maling, dan langsung mengancam Taci pakai kapak biar tidak teriak.

Tak hanya diancam, pria tersebut bahkan mengikat pergelangan tangan Taci dan memaksanya untuk tetap tenang.

Dalam kondisi terancam, Taci memohon agar dirinya tidak dilukai dan membiarkan pelaku mengambil barang-barang di rumah tersebut, Taci pun dipaksa menunggu di lantai dua.Namun dengan keberanian, Taci akhirnya berhasil melepaskan diri dan keluar dari rumah, dalam kondisi masih terikat di pergelangan tangan, ia berlari terbirit-birit menuju sebuah warung di dekat lokasi kejadian, sambil berteriak meminta tolong.

“Pas sampai di warung, Taci minta tolong, korban lari dengan ikatan di tangannya,” tambah Novi yang ikut menyaksikan kepanikan warga.

Tidak lama setelahnya, Polisi tiba di tempat kejadian dan segera melakukan penyelidikan, di lokasi kejadian petugas menemukan sebuah ponsel yang diduga milik pelaku perampokan, rumah tersebut kini telah dipasangi pita garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Selain itu, Aida menjelaskan bahwa peristiwa ini berawal ketika dirinya, yang mampir ke rumah kosong milik orang tuanya setelah mengantar makanan ke sekolah anaknya.

Baca Juga :   KAPOLDA KALSEL yang Baru, Rosyanto Yudha Hermawan Berpengalaman Bidang Reserse

Saat masuk dia merasakan kehadiran seseorang di dalam rumah yang sudah lama tak ditinggali itu. Setelah ngantar makan anak ke sekolah, pulangnya mampir ke rumah ayahnya cukup lama kosong, begitu masuk rumah saya merasa ada orang masuk.

Merasa curiga, ia memeriksa seisi rumah, dikejutkan oleh seorang pria saat berada di lantai atas rumah tersebut.”Saya kaget dan tak sempat kabur,” ucapnya.

Pria tersebut langsung menangkapnya dan mengancam agar ia tidak berteriak jika ingin selamat, bahkan pria itu kata Aida hampir mengayunkan kapak yang dipegangnya.

Pria yang kata Aida mengaku berasal dari daerah Gambut, itu mengikat tangannya, lalu membongkar tas miliknya, memaksa Aida untuk memberikan pin ATM dan mengancamnya agar jujur.

“Karena ATM yang saya bawa banyak, dia tanya mana yang ada duitnya. Saya kasih tahu ATM BCA,” kata Aida.”Padahal di ATM tersebut hanya puluhan ribu saldonya,”

Selain ATM, pria itu juga mengambil ponsel dan helm milik Aida yang ia tinggalkan di sepeda listriknya. Di tengah peristiwa ini, Aida menyadari bahwa pelaku kemungkinan telah beberapa hari menempati rumahnya secara diam-diam. “Saya merasa orang ini tidur di situ, soalnya di rumah ada barang-barang yang saya tidak kenali,” tambahnya khawatir.

Kini Aida tengah memberikan keterangan rincidi Polsek Banjarmasin Selatan. Sementara pelaku, dalam pelacakan. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca