SEORANG CAMAT Dipanggil Penyidik Kejati Kalsel Terkait Kasus Bendungan Tapin

SuarIndonesia – Seorang camat berinisial M dipanggil penyidik  Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel), Selasa (14/6/2022).

Pemanggilan dalam kaitan penanganan kasus pengadaan lahan proyek Bendungan Tapin yang berlokasi di Desa Pipitak, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin.

Ini merupakan proyek multi years pada Tahun 2015-2020 dengan pagu anggaran mencapai hampir Rp 1 triliun

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kalsel, Romadu Novelino SH MH, membenarkan adanya proses penanggilan lagi terhadap saksi tersebut.

Semua berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Nomor Print -02/O.3/Fd.2/05/2022 tanggal 20 Mei 2022, Penyidik pada
bidang Tindak Pidana Khusus.

“Pemeriksaan saksi M selaku camat untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan,” ujarnya.

Sebelumnya, secara bergilir digali penyidik Kejati Kalsel keterangan orang yang telah dipanggil, pada Senin (6/6/2022).

Saat itu hanya lima orang masing-masing berinisial H, D, G, A dan AR.

Dipastikan, masih ada saksi-saksi lainnya yang juga akan dipanggil dan dimintai keterangannya.

Diketahui pada pembangunan fisik bendungan Tapin yang berspesifikasi luas genangan sekitar 425 hektare itu, dilakukan pula pengadaan lahan. (ZI)

 

 

 

 491 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.