PEMBENAHAN Menyeluruh Pelaksanaan SPMB 2026–2027 di Kalsel, .Hapus Stigma Sekolah Favorit

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 19:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pembenahan menyeluruh menjelang pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026–2027.

Perketat sistem zonasi dengan pembagian wilayah yang lebih rinci hingga ke lingkup terkecil,  ini dengan tujuan hapus stigma adanya sekolah favorit

Semia dilakukan  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdikbud Kalsel).

“Fokus utama pembenahan adalah memastikan pemerataan akses pendidikan sekaligus menjawab persoalan ketimpangan jumlah pendaftar antar sekolah,” kata Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra.

Ia, menilai selama ini masih ada konsentrasi pendaftar pada sekolah-sekolah tertentu yang dianggap unggulan, terutama SMA di tiap kabupaten/kota.

Fenomena tersebut memicu penumpukan siswa di satu sekolah, sementara sekolah lain dalam zonasi yang sama justru kekurangan peserta didik.

Ia juga menyoroti munculnya isu penambahan kuota secara tidak resmi yang berpotensi menimbulkan ketidakadilan, termasuk berdampak pada siswa yang sebelumnya telah memilih sekolah swasta namun kemudian berubah keputusan.

Sebagai solusi, Disdikbud Kalsel akan memperketat sistem zonasi dengan pembagian wilayah yang lebih rinci hingga ke lingkup terkecil.

Skema ini dirancang agar distribusi siswa lebih merata dan tidak terpusat pada satu sekolah saja.

Baca Juga :   TONGKAT KOMANDO Kapolresta Banjarmasin Dipegang Kombes Pol Riza Muttaqin, Begini Komitmen dan Prioritasnya

Dalam satu zonasi, misalnya, pembagian dapat dilakukan berdasarkan RT sehingga alur pendaftaran menjadi lebih terarah.

Selain penguatan regulasi zonasi, Disdikbud juga melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah dengan tingkat peminat tinggi maupun rendah.
Evaluasi akan dilakukan terhadap sekolah yang terus kekurangan siswa, termasuk membuka kemungkinan penggabungan (merger).

Di sisi lain, wilayah dengan potensi jumlah siswa besar tetapi belum memiliki sekolah akan menjadi prioritas perhatian pemerintah daerah.

Menurut Galuh Tantri, prinsip utama kebijakan ini adalah pemerataan layanan pendidikan tanpa diskriminasi.

Pemerintah daerah berkomitmen memastikan tidak ada peserta didik yang tertinggal serta menghapus stigma sekolah favorit yang selama ini berkembang di masyarakat.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T
SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:29

KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu

Jumat, 11 September 2026 - 21:58

HAJI ISAM Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 22:46

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Ilustrasi. (si/ut/gemini.ai)

Kesehatan

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:29

Kebakaran yang melanda Desa Soren, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7/2026).(Foto: HO-BPBD KOTIM)

Kalteng

HOTSPOT Kalteng Menggila Lagi!

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:34

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca