SASIRANGAN Mau Dibawa Ke Mana? Jadi Tema Forum Diskusi

- Penulis

Jumat, 6 Maret 2020 - 21:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sasirangan mau dibawa ke mana? pertanyaan ini menjadi tema dalam forum diskusi Sasirangan rangkaian Banjarmasin Sasirangan Festival ke – 4 Tahun 2020 yang diadakan di Rumah Anno 1925, Jalan Piere Tendean, Jumat (6/3/2020).

Pertanyaan ini pun bersarang di benak salah seorang peserta wanita dalam diskusi. Ia pun sempat menyampaikan di tengah forum bahwa Sasirangan tak perlu dibawa ke mana-mana.

Yang perlu diperhatikan, ujarnya, bagaimana agar Sasirangan bisa dicintai dan dipakai masyarakat lokal.

“Tak perlu dibawa ke mana-mana. Yang perlu dilakukan bagianan agar Sasirangan ini bisa dipakai. Tak hanya di instansi pemerintah. Tapi masyarakat umum juga selalu pakai Sasirangan,” ucapnya yang juga merupakan pengrajin kain Sasirangan.

Ia juga sempat mempertanyakan keseriusan pemerintah terkait pelatihan yang selalu dilakukan, namun tak terlalu memberikan efek untuk kemajuan kain Sasirangan sendiri.

Pasalnya, dalam diskusi tersebut ia sempat mengutarakan jika pelatihan yang selama ini dilakukan pemerintah tak berkesinambungan, hanya terkesan seremonial.

“Setelah pelatihan membuat Sasirangan ya sudah. Tak ada pelatihan yang continue,” ujarnya.

Pernyataan ini hanya secuil dari keluh kesah para pengrajin. Yang saat ini seolah berjuang sendiri agar kain Sasirangan terus berkembang dan bertahan tak terisi oleh zaman.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina disela diskusi mengatakan, bahwa forum diskusi ini memang disediakan di setiap tahun saat BSF digelar. Tujuannya tak lain untuk mendengarkan keluh kesah maupun problem yang dihadapi para pengrajin.

“Kita mencoba mengangkat apa saja yang menjadi problem bagi pengrajin kita. Ini kan ada narasumber dari Kementerian Perindustrian, terkait bagaimana kain sasirangan ini menasional bahkan mendunia. Untuk mengikuti pameren dan disuport kementerian untuk lebih dikenal,” kata Ibnu.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL Menghadirkan Empat Narasumber pada "FGD", Ini yang Dibahas

Selain itu Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus berupaya agar kain sasirangan ini terus dipakai dengan cara melalui surat edaran kepada SKPD agar memakai dua kali seminggu, dan satu kali sebulan untuk kain Sasirangan pewarna alam.

“Juga soal pengelolaan limbah pewarna kain Sasirangan saya interaksi kepada Dekranasda bekerjasama dengan PD PAL dan PDAM agar untuk membantu membuat pengolah limbah sederhana bagi pengrajin,” imbuhnya.

Selain itu, jika di BSF tahun sebelumnya mengusung tema Sasirangan goes to the word alias menuju dunia, tahun ini mengusung tema the glory of heritage agar ada sebuah kebanggan bagi masyarakat khususnya Banjarmasin sebagai pewaris Sasirangan.

“Walaupun Sasirangan mungkin tak bisa didaftarkan sebagai hak cipta. Tapi motif dan merek itu bisa dibuatkan hak cipta. Sasirangan adalah produk yang diproduksi masyarakat Kalsel,” katanya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa
PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin
BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung
KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel
POLEMIK BBM di Kobar, Pengelola SPBU Ungkap Modus Barcode Ganda
BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK
AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito
DIPANGGIL Gubernur Muhidin Jajaran PLN Daerah dan Pusat

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:52

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:49

PELAKU DAN PENADAH Penggelapan Motor Diringkus Team Reskrim Polsek KPL Banjarmasin

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:45

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:34

GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:33

KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:07

BUAYA 4,5 Meter Diamankan TRC Balai PK

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:04

AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:58

MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru


Foto Ilustrasi. (SI/UT/@Gemini.AI)

Kaltim

VIRAL! Emak-emak Diikat dan Dianiaya Massa

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:52

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kiri). (Foto: detikKalimantan/M Budi K)

Hukum

BERTAHUN-Tahun Diperkosa Ayah Kandung

Rabu, 29 Jul 2026 - 22:45

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca