SAMPAH SISA Bawaan Banjir Terlambat Diangkut Karena Terhambat Akses

- Penulis

Jumat, 22 Januari 2021 - 18:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Sampah bawaan banjir yang menumpuk di bantaran sungai kini menjadi masalah baru bagi penataan kebersihan Kota Banjarmasin.

Pasalnya berdasarkan pantauan awak media, terdapat banyak sampah yang menumpuk di atas jalan komplek kawasan Sungai Andai, Kota Banjarmasin.

Sampah tersebut merupakan hasil pembersihan aliran sungai yang dilakukan warga setempat. Bahkan tumpukan sampah yang diletakkan di samping jalan hingga memakan separuh badan jalan itu sudah dikeluhkan warga.

Menurut keterangan salah seorang warga komplek erlina Perkasa, Yulianti yang kebetulan berseberangan dengan tumpukan sampah tersebut menerangkan, bahwa sudah dua hari ini sampah tersebut terus bertambah dikarenakan masing-masing warga dalam komplek membuang sampah rumah tangga.

“Tumpukan sampah sungai itu terus bertambah karena masing-masingnya warga dalam komplek juga membuang sampah rumah tangga di tumpukan tersebut,” katanya kepada awak media, Kamis (21/1/2021) kemarin

Menurutnya, kemungkinan warga dalam komplek berpikiran bahwa tumpukan sampah tersebut memang cepat diangkut.

Namun sudah 2 hari namun baru 1 kali diangkut oleh dinas yang bersangkutan.

“Kemarin truk mengangkut datang satu kali saja, sebab warga yang membantu memasukan sampah ke dalam truk tidak ada. Padahal kata dinas terkait mau saja mengangkut asalkan ada warga yang membantu,” ungkapnya.

Selain itu, Noor Taufik yang juga merupakan tetangga dari Yulianti juga menagaku sangat terganggu dengan aroma tumpukan sampah yang tingginya sudah hampir separuh orang dewasa itu.

“Selain bau, tumpukan sampah yang tinggi ini juga sudah memakan badan jalan ditambah genangan air yang menutupi ruas jalan,” pungkasnya.

Baca Juga :   BAWASLU Banjarmasin-Media Kawal Pengawasan Pilkada 2024

Hingga saat ini akibat tumpukan sampah tersebut akses Jalan Sungai Andai di depan komplek Herlina Perkasa sangatlah sempit dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

“Kami sangat berharap agar dinas terkait bisa cepat mengatasi tumpukan sampah ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hiduo (DLH) Kota Banjarmasin, Mukhyar tidak menampik bahwa memang ada keterlambatan pengangkutan sehingga masih ada sampah sisa banjir yang masih belum terangkut.

“Untuk di daerah sana (Sungai Andai) memang belum sepenuhnya tersangkut. Tapi sedikit-demi sedikit sampah di sana tetap akan kita angkut,” ungkapnya pada awak media Jumat (22/01) siang di depan Balai Kota Banjarmasin.

Menurutnya, kondisi tersebut dikarenakan adanya kendala akses menuju ke lokasi pengangkutan sampah. Kemudian jumlah anggota dan armada angkutan juga terbatas.

“Banjir yang terjadi memang menghambat akses kami menuju lokasi, kemudian petugas kami juga ada yang mengalami kebanjiran,” ujarnya.

Ia mengklaim, saat ini petugas kebersihan masih berkeliling ke setiap kawasan kota yabg masih bisa dijangkau oleh mobil pengangkut.

“Kita kan hanya punya 3 buah mobil pickup. Kalau dilewati dengan mobil angkutan yang besar kemungkinan besar nanti jalan di sekitar kawan itu akan rusak. Jadi kita harap warga untuk bersabar sedikit,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg
DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:47

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

Kalsel

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca