Suarindonesia – Penumpukan sampah di jembatan Pasar Lama terjadi lagi Rabu (23/1). Arus Sungai Martapura yang deras akibat curah hujan tinggi di daerah hulu diperkirakan menjadi penyebabnya.
Dampaknya lalu lintas Sungai Martapura terganggu lagi. Sejumlah pasukan turbo Dinas PUPR Kota Banjarmasin sigap mengatasi tumpukan sampah kiriman daerah tetangga itu.
Kabid Sungai dan Drainase Dinas PUPR Hizbul Watony, mengatakan, sementara ini pihaknya hanya berupaya secara manual yakni melakukan pendorongan sampah yang dilakukan pasukan turbo sebanyak 9 orang ditambah lagi bantuan dari relawan.
“Kami segera melakukan penanganan, paling tidak satu jalur di sungai ini terbuka. Karena mulai sudah macet dipenuhi sampah,” tuturnya di lokasi Jembatan Pasar Lama.
Tony mengungkapkan, kapal sapu-sapu yang biasanya turut membantu mengangkat sampah untuk sementara ini belum bisa digunakan, karena kontraknya habis. Tahun ini akan dimulai kontraknya melalui proses lelang lagi.
“Tahun lalu kapal sapu-sapu ini dianggarkan sewanya Rp600 juta per enam bulannya, tahun ini diperkirakan juga sekitar itu,” katanya.
Meskipun tanpa adanya kapal sapu-sapu, Tony yakin, dengan kemampuan tim lapangannya kurang lebih satu jam, tumpukan sampah bisa diselesaikan. Setelah itu pihaknya terus melakukan penjagaan agar terhindar dari tumpukan sampah yang dapat menutup lalu lintas transportasi sungai.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















