SuarIndonesia – Pandemi covid-19 mengubah segalanya. Sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) juga sangat terimbas karena banyak orang yang beralih belanja dalam jaringan (daring) atau online.
Melihat fakta tersebut Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel mendorong UKM menjalankan usaha berbasis teknologi informasi.
Kepala DPMPTSP Kalsel, Ir Nafarian,
menyampaikan beberapa UKM masih mampu bertahan meski di tengah badai Covid – 19, yang melanda.
Menurutnya perlu kerja keras semua pihak dalam membantu memulihkan kembali perekonomian sehingga mampu kembali bersaing di tengah perekonomian Banua.
“UKM juga dituntut untuk bisa bermetamorfosa dengan mengikuti perkembangan zaman yang terus berubah terutama dari sisi teknologi informasi,” kata Nafarin saat membuka kegiatan Matchmaking Online dengan Tema Percepatan Pengembangan dan pemberdayaan usaha melalui kemitraan Usaha secara Digital yang dilaksanakan secara daring, Senin (15/6/2020) lalu.
Pada kegiatan tersebut bertindak sebagai narasumber perwakilan Group Startup Borneo, di antaranya Warko, Banua Bisa, Bakul Emak, Amang Ojek, Borneo Smart Platform, serta Borneo Trip.
Tercatat sebanyak 70 peserta hadir pada acara tersebut terdiri dari Dinas Koperasi dan UKM Prov. Kalsel, perwakilan Dinas PMPTSP Kab/Kota se Kalsel, UKM dan UMKM, serta lembaga yang tengah melakukan penelitian dan studi.
Peserta tampak antusias untuk melakukan kerjasama dengan Startup Borneo yang memberikan peluang kemudahan dalam berusaha.(adv/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















