SAAT Berwudhu Diserang Buaya

- Penulis

Minggu, 4 Mei 2025 - 20:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga Kotim menjadi korban serangan buaya saat sedang berwudhu di DAS Sampit, Sabtu (3/5/2025). (Foto: ANTARA/HO/BKSDA)

Seorang warga Kotim menjadi korban serangan buaya saat sedang berwudhu di DAS Sampit, Sabtu (3/5/2025). (Foto: ANTARA/HO/BKSDA)

SuarIndonesia — Seorang pria berusia sekitar 46 tahun, warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantang Tengah (Kalteng) yang sedang berwudhu di sungai diserang buaya.

“Kejadiannya sekitar waktu salat Isya, korbannya selamat ,tetapi mengalami luka di tangan sebelah kanan dan sudah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan medis,” kata Camat Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur Muslih dihubungi dari Sampit, Minggu (4/5/2025).

Muslih menyampaikan kejadian nahas itu menimpa salah seorang warganya bernama Samsul Anwar di Desa Bagendang Tengah atau warga setempat menyebutnya Desa Ramban.

Serangan buaya itu terjadi ketika korban sedang wudhu di bawah titian jembatan atau lanting yang berada di daerah aliran sungai (DAS) Sampit dan disaksikan oleh istri korban.

Korban sempat diseret ke sungai, melihat hal itu istri korban segera berusaha menarik korban sembari meminta bantuan warga sekitar.

Warga yang mendengar teriakan minta tolong segera membantu hingga korban berhasil diselamatkan meski mengalami luka di lengan kanannya. Korban segera dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pengobatan.

Korban mendapat kurang lebih 15 jahitan dari bekas serangan buaya dan saat ini korban sudah dibawa kembali ke kediamannya.

“Keterangan istri korban yang melihat, ukuran buayanya cukup besar sekitar empat meter, saat itu istri korban ikut membantu saat korban melawan tarikan buaya. Itu informasi yang kami dapatkan,” imbuhnya.

Baca Juga :   MAKLUMAT Larangan Pembakaran Hutan dan Lahan oleh Kapolda Kalteng

Sementara itu, Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit Muriansyah mengaku menerima laporan terkait serangan buaya di Desa Ramban dari kepala desa setempat.

“Iya benar, kami sudah menerima laporan dari Kepala Desa Ramban terkait serangan buaya terhadap salah seorang warga. Rencananya kami ke lokasi serangan secepatnya,” ujar Muslih, dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Berdasarkan data BKSDA Resort Sampit, kasus serangan buaya kali ini merupakan kasus keempat sejak Januari 2025 di wilayah Kotim, sekaligus yang kedua kalinya di Desa Ramban perairan Sungai Sampit selama lima tahun terakhir.

Mei 2022, kasus serangan buaya juga terjadi di Desa Ramban. Korbannya seorang wanita bernama Siti Mahwiyah yang saat kejadian berusia 42 tahun.

Sama seperti korban di atas, Siti mengalami serangan buaya saat sedang wudhu di sungai. Siti berhasil selamat, tetapi mengalami luka cukup parah di bagian paha dan kaki. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UPDATE 16 Jenazah Kembali Teridentifikasi, Total Korban Meninggal 71 dan 64 Lainnya Proses Pencarian
DUA Helikopter Dikerahkan Cari 68 Korban KM Virgo di Laut Jawa
DITEMUKAN LAGI Lima Korban KM Virgo Transport 8, Dievakuasi ke Banjarmasin
BKPSDM Balangan Perkuat Pembinaan BerAKHLAK Berbasis Spiritual
WABUP Balangan Minta BPD Aktif Kawal Pemerintahan dan Aspirasi Masyarakat
SEORANG PEREMPUAN Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Kamar
API BERKOBAR di Jalan Bali Ludeskan Tiga Rumah dan Dua Anggota BPK Kesetrum
MERUSAK JARINGAN Air Asin, PDAM Batola Masih Suplai dan PAM Bandarmasih Besok Hentikan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca