MAY DAY 2025 di Kalteng Suarakan Perlindungan bagi Buruh Sawit

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 19:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat Kalimantan Tengah melakukan aksi dalam rangka memperingati Hari Buruh di kantor gubernur di Palangka Raya, Kamis (1/5/2025). (Foto: ANTARA/M Arif Hidayat)

Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat Kalimantan Tengah melakukan aksi dalam rangka memperingati Hari Buruh di kantor gubernur di Palangka Raya, Kamis (1/5/2025). (Foto: ANTARA/M Arif Hidayat)

SuarIndonesia — Peringatan Hari Buruh atau May Day di Kota Palangka Raya, Kamis (1/5/2025) ditandai dengan aksi turun ke jalan oleh massa yang menyuarakan perlindungan bagi buruh perkebunan sawit.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat Kalimantan Tengah dengan koordinator lapangan Dida Pramida itu mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) dan disambut Plt Sekda Leonard S Ampung.

Dida dalam aksi ini menyampaikan berbagai hal, di antaranya berkaitan dengan kondisi kesejahteraan buruh perkebunan kelapa sawit yang mereka nilai masih menghadapi tantangan signifikan.

“Kami menuntut diberikannya perlindungan secara khusus terhadap buruh sawit melalui regulasi terpisah, yakni UU Perlindungan Buruh Kepala Sawit,” kata Dida Pramida, dilansir dari AntaraNewsKalteng.

Hal itu menjadi salah satu poin dalam tuntutan yang pihaknya sampaikan kepada jajaran Pemprov Kalteng. Tuntutan lainnya yakni pemberian sanksi tegas kepada perusahaan perkebunan nakal yang banyak melanggar hukum ketenagakerjaan.

Selanjutnya, mereka juga menuntut kenaikan upah minimum regional dan revisi skema pengupahan berbasis kebutuhan hidup layak, serta penindakan tegas perusahaan yang tidak ada Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual.

Baca Juga :   KABUT ASAP MEMBURUK, Siswa PAUD-SD Palangka Raya Diimbau Belajar di Rumah

Mereka juga meminta penindakan tegas terhadap perusahaan yang tidak memberikan fasilitas dan layanan kesehatan, mewujudkan segera RUU PPRT atau Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, menolak sistem outsourching dan kontrak seumur hidup, serta beberapa hal lainnya.

Aksi ini berlangsung tertib dan lancar serta mendapat pengawalan polisi.

Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Maskur mengatakan pihaknya mengapresiasi gerakan yang diinisiasi para mahasiswa tersebut.

“Ini menunjukkan para mahasiswa peka, mampu bersuara, termasuk memperjuangkan hak-hak buruh,” katanya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
WAPRES Gibran Pastikan Perawatan Orang Utan Terdampak Karhutla
KARHUTLA KALTENG: Sumber Api Satu Korporasi Diselidiki
HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki
OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya
TATA KELOLA Air Kunci Cegah Kebakaran Lahan Gambut

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca