RUMAH AMBRUK Mendadak Akibat Dihantam Ombak, Elly Cuma Bisa Selamatkan TV dan Rak Piring

- Penulis

Minggu, 6 Desember 2020 - 23:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Malam minggu yang seyogianya menjadi malam yang indah saat tibanya akhir pekan tidak dirasakan bagi keluarga Ellyani, warga Jalan Antasan Raden, Nomor 3, RT 26/19, Kelurahan Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Pasalnya, rumah yang sudah ditinggali sejak 20 tahun yang lalu bersama keluarga tercintanya itu roboh tiba-tiba ambruk ke aliran Sungai Martapura, sehingga hanya meninggalkan puing-puing saja.

Saat ditemui awak media di kediamannya, Elly hanya bisa pasrah melihat istana tempat ia bernaung bersama dua anaknya tersebut tenggelam di bawah air dengan perasaan sedih, Minggu (06/12/2020) petang.

Ia menceritakan, peristiwa tersebut terjadi begitu saja saat Ully beserta dua anaknya tersebut sedang tidur pulas di kamar masing-masing.

 

 

Namun, sekitar pukul 02.30 dini hari, Elly terbangun karena rumahnya bergoyang hebat. Dan langsung membangunkan kedua anaknya untuk menyelamatkan diri.

“Saya waktu itu kaget karena rumah yang bergoyang. Kemudian langsung membangunkan anak untuk keluar dari rumah,” ungkapnya dengan nada lirih.

Kemudian, Elly langsung minta bantuan ke rumah orangtuanya yang lokasinya bersebelahan dengan rumah miliknya.

Menurutnya, saat itu dinding kayu dari rumah yang ia tinggali tersebut sudah mulai lepas satu persatu akibat guncangan yang disebabkan ombak dari arus sungai martapura.

Hingga akhirnya seluruh bangunan jatuh ke atas air beserta harta benda yang ada di dalam rumah.

Baca Juga :   PAMAN BIRIN Mengenang Kebersamaan "Waktu yang Pendek dan Bukan Waktu Panjang"

“Harta yang berhasil diselamatkan hanya surat-surat berharga, lemari piring dan tv. Sisanya tenggelam bersama bangunan rumah,” ucap wanita berusia 40 tahun itu sembari mengusap air mata yang mulai membasahi pipinya.

 

 

Bahkan peralatan belajar milik anaknya yang masih sekolah juga ikut tenggelam bersama bangunan rumah. Hanya sedikit buku dan seragam sekolah yang bisa diselamatkan.

“Baju yang ada ini pun masih basah gegara air sungai,” imbuhnya sambil menunjuk ke arah tumpukkan baju yang ada di teras rumah orangtuanya.

Ia mengaku shock akibat mengalami kejadian yang pertama kali dirasakannya tersebut. Pasalnya, rumah miliknya yang berukuran 4 x 6 itu baru satu tahun tongkat pondasinya direnov jadi memakai kayu ulin.

“Untuk penyebab pastinya belum diketahui, yang pasti ini terjadi saat air pasang dan ada gelombang yang menghantam rumah. Untuk sumber gelombang itu pun saya tidak mengetahui asalnya dari mana, apakah itu akibat kapal tugboat atau speedboat yang lewat,” paparnya.

Alhasil, saat ini Elly bersama kedua buah hatinya terpaksa mengungsi ke rumah orangtuanya yang berada berdampingan dengan rumahnya.

“Untuk sementara kami tidur di rumah mama, belum tahu sampai kapan dan mau tinggal di 7mana lagi,” tuturnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini
MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal
KOMITMEN LKBH ULM Sebagai Rumah Keadilan bagi Masyarakat dan Aktif Penyuluhan – Pendidikan
MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin
TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT BANGUN BANUA Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:09

OJK Ingatkan Status Bank Devisa Jadi Tantangan Penguatan Manajemen Risiko

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07

GUBERNUR Muhidin Jadi Nasabah Perdana, Bank Kalsel Resmi Sandang Status Bank Devisa

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

Wamenham Mugiyanto saat diwawancara awak media usai Uji Publik RUU HAM di Samarinda, Senin (22/6/2026) malam. (Foto: Antara/A Rifandi)

Hukum

REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:46

Jemaah haji Kloter 13 Debarkasi Banjarmasin asal Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru tahun 1447 H / 2026 M saat mengikuti acara penyambutan di asrama haji di Kota Banjarbaru setelah tiba di tanah air, Senin (22/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:37

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (Foto: Anadolu Agency)

Internasional

KEIR STARMER Mundur jadi PM Inggris

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca