Ritual tak Sembuhkan, Salasiah Dimakamkan

Ritual tak Sembuhkan, Salasiah Dimakamkan

Suarindonesia – Pihak keluarga akhirnya merelakan dan memakamkan jasad Salasiah (35), meski sebelumnya sempat belum bisa menerima atas vonis meninggal dari rumah sakit.

Jenazah Salasiah, korban digigit ular kobra ini sempat disemayamkan di teras rumah untuk mendapatkan ritual dan juga kun jung sembuh, akhirnya dimakamkan Selasa (11/12) malam, sekitar pukul 22.00 WITA.

Sebelum dimakamkan, siang harinya beberapa orang pintar datang silih berganti untuk mengobati korban yang dibaringkan di depan rumahnya, di Jalan A Yani Km 9, Kompleks Arrahmah RT 02, Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Namun tidak satupun yang berhasil menyembuhkan dan pasca digigit ular berbisa itu, pada bagian pipi korban membiru.

 

Korban dimakamkan tak jauh dari rumahnya di kawasan Komplek Ar Rahmah Jalan A Yani Kilometer 9 Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

Sementara itu Tantawi Jauhari, suami korban mengatakan keputusan memakamkan korban pada malam ini atas kesepakatan keluarga.

“Keluarga telah rapat dan mengikhlaskan almarhum untuk dimakamkan malam ini,’’ ujarnya.

Keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan kasian karena jasad korban telah berada di luar rumah selama dua hari dan jadi tontonan.

Nampak puluhan pelayat mengantar jenazah korban ke peristirahatannya yang terakhir.

Salasiah sendiri diduga digigit ular kobra, Senin (10/11) saat mencari ikan tak jauh dari rumahnya.

Kasi Penyuluhan Kemenag Kalsel, Ustadz H Agif Fauzi yang ketika itu turut datang dan mendoakan.

“Saya cuma mendoakan, tidak ada ritual khusus,’’ ungkapnya.

Namun keanehan terjadi, seusai dibacakan doa dan diusap air pada bagian kepala, mendadak keluar darah dari hidung serta mulut korban.

Ketika dimintai komentar harapan hidup Salasiah, dia mengatakan belum bisa berkomentar lebih jauh.

Sebab ini sudah hari kedua dan sebenarnya pada saat hari pertama digigit ular harus secepatnya diobati. (ZI)

 

 

 

 256 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: