PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara/Harianto)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara/Harianto)

SuarIndonesia — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pasokan Pertalite dan biodiesel Indonesia tetap aman hingga akhir tahun meski konflik global masih berlangsung dan mempengaruhi dinamika harga energi di dunia.

“Indonesia sekarang pembelian minyaknya masih rata-rata di angka 91 (dolar Amerika Serikat per barel), itu relatif sampai akhir tahun, at least Pertalite dan biodiesel aman,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Airlangga menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 bertajuk “Regaining Investor Trust: Navigating the Future of Indonesian Listed Companies”.

Menurutnya pertumbuhan ekonomi global pada semester kedua masih menghadapi tantangan karena perang di Ukraina dan Timur Tengah belum berakhir serta ketegangan di kawasan Selat Hormuz.

Ia mengatakan harga minyak dunia masih menjadi indikator penting dalam membaca dampak konflik.

“Kita selalu melihat bahwa kalau harga minyak di atas 110 (dolar Amerika Serikat per barel), itu biasanya ada ceasefire atau ada tweet,” ujarnya.

Airlangga menjelaskan pemerintah masih melakukan pembelian minyak dengan harga rata-rata sekitar 91 dolar Amerika Serikat per barel sehingga pasokan Pertalite dan biodiesel tetap terjaga sampai akhir tahun.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pemerintah masih mampu menjaga stabilitas penyediaan energi di tengah ketidakpastian global tanpa menghadapi tekanan signifikan terhadap kebutuhan bahan bakar dalam negeri.

“Jadi bagi Indonesia relatif, Indonesia masih melihat dengan situasi harga minyak yang tidak di atas 100 (dolar Amerika Serikat per barel). Artinya Indonesia sekarang pembelian minyaknya masih rata-rata di angka 91 (dolar Amerika Serikat per barel), itu relatif sampai akhir tahun at least Pertalite dan biodiesel aman,” tutur Airlangga dilansir dari Antara.

Selain bahan bakar minyak, Airlangga mengatakan pasokan listrik nasional juga relatif aman karena sebagian besar pembangkit masih mengandalkan sumber energi domestik berupa batu bara.

Ia menambahkan penggunaan batu bara sebagai sumber energi utama membuat Indonesia tidak mengalami lonjakan biaya pembangkitan listrik akibat fluktuasi harga energi yang terjadi di pasar internasional.

Baca Juga :   DIBAHAS DPRD Balangan Perubahan APBD 2026

“Dan yang lain, tentu kalau masalah listrik, itu kita kebanyakan dibiayai oleh indigenous energy, yaitu batu bara. Sehingga juga tidak ada lonjakan harga dari batu bara,” jelasnya.

Kemudian untuk kebutuhan gasoline di sektor hilir, Airlangga mengatakan pasokan Indonesia berasal dari Singapura melalui jalur Selat Malaka sehingga tidak bergantung pada lintasan pengiriman melalui Selat Hormuz.

Menurut Airlangga, struktur pasokan energi tersebut membantu Indonesia memitigasi dampak gejolak geopolitik sehingga aktivitas ekonomi nasional tetap dapat berjalan dengan baik sepanjang semester pertama tahun ini.

Ia menyebut kemampuan menjaga stabilitas energi turut mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,45 persen pada semester pertama sehingga menempatkan Indonesia di jajaran negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di ASEAN dan G20.

“Jadi ini relatif (baik) dibandingkan berbagai negara ASEAN ataupun G20, Indonesia masih top three atau top two,” ucapnya.

Airlangga mengatakan inflasi Indonesia juga tetap terkendali pada level 2,88 persen meski banyak negara mengalami kenaikan harga akibat transmisi dari lonjakan harga minyak di pasar global.

Menurut Airlangga, stabilitas pasokan energi dan inflasi yang terjaga menjadi modal penting bagi Indonesia untuk mempertahankan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.

“Jadi berbagai negara tentu dengan transmisi dari pada harga minyak, inflasinya tinggi, tapi Indonesia alhamdulillah kita masih bisa menjaga angka inflasi yang ada,” kata Airlangga. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENHUT: Penegakan Hukum Terkait Karhutla tak Pandang Bulu
KASUS Febrie Adriansyah: LPSK Beri Pelindungan kepada Saksi
KARHUTLA: Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut
DISEBUTKAN Penyebab Karhutla di Kalsel karena Aktivitas Manusia
DITINDAK TEGAS Kementerian LH Puluhan Perusahaan Pembakar Hutan
PRIA MABUK Aniaya Perempuan dengan Botol
BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla Kalimantan
PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:34

MENHUT: Penegakan Hukum Terkait Karhutla tak Pandang Bulu

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:01

KARHUTLA: Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:10

DISEBUTKAN Penyebab Karhutla di Kalsel karena Aktivitas Manusia

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:03

DITINDAK TEGAS Kementerian LH Puluhan Perusahaan Pembakar Hutan

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:11

PRIA MABUK Aniaya Perempuan dengan Botol

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:19

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03

PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:57

314 NAKES-Logistik Dikirim ke Provinsi Terdampak Karhutla

Berita Terbaru

Satgas Darat memadamkan bara api di lahan gambut akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (24/8/2026). (Foto: Antara)

Kalsel

INTENSIFKAN Patroli Cegah Karhutla Kalsel Meluas

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:20

Petugas BPBD dan Damkar HST saat melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Mahang Baru, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-BPBD dan Damkar HST)

Kalsel

BMKG: 473 Hotspot Terdeteksi

Selasa, 25 Agu 2026 - 22:00

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca