SuarIndonesia – Arutmin Borneo Run (ABR) 2025, menandai momentum semangat Ultah PT Arutmin Indonesia ke-44, yang ditandai dengan pelaksanaan ke-17
Penyelenggaraan lomba lari jalan raya berskala besar yang terbuka untuk publik. Sejak pertama kali diinisiasi oleh Arutmin Indonesia, ABR telah menjadi ajang yang dinanti-nantikan oleh para pelari dari berbagai penjuru, dengan kategori lomba yang mencakup Half Marathon (21K), 10K, dan 5K.
Kali ini, ribuan pelari dari berbagai penjuru daerah taklukkan lintasan ARB, dan ini pula mencatat rekor baru banyaknya jumlah peserta beelangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, MInggu (23/11/2025).
Kategori Half Marathon (21K) menjadi yang pertama dilepas, disusul 10K beberapa menit kemudian, sebelum akhirnya kategori 5K.
Sementara CEO PT Arutmin Indonesia, Ido Hutabarat, sebut, lonjakan antusiasme yang luar biasa dibanding tahun sebelumnya.
“Setiap tahun antusiasme meningkat. Tahun lalu sekitar 3.000 peserta, tahun ini awalnya juga kami buka 3.000. Tapi ternyata masih banyak permintaan, akhirnya kami tambah hingga total 4.050 peserta. Di antaranya, 1.200 mengikuti half marathon, 2.000 di 10K, dan sekitar 850 di 5K,” ujarnya pada awak media.
Menurutnya, hal itu menjadi sinyal positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap olahraga semakin tinggi. ABR 2025 juga membuka ruang inklusif bagi pelajar dan peserta disabilitas.
Tercatat, tiga pelari disabilitas ikut ambil bagian dan berhasil mencapai garis finis. Ketiga peserta ini mengikuti kategori nomor lari 5 kilometer.
“Gun start menjadi pertama di Kalimantan Selatan, sekaligus menandakan kepercayaan dari PB PASI, juga menguatkan status lomba yang rutenya telah tersertifikasi resmi oleh PB PASI sejak awal ini,” tambah Ido Hutabarat.
“Kehadiran mereka sebagai upaya mendorong dan membuktikan bahwa olahraga adalah ruang yang terbuka untuk semua,” ucap Ido.
Kemudian ciri khas kearifan lokal juga ditonjolkan ketika pelari disambut “Pentol Party” sebuah perayaan khas lokal yang melibatkan UMKM pedagang pentol dengan menyediakan 12.000 pentol, camilan tradisional yang menjadi ikon rasa Banjarbaru.
Sajian ini disiapkan dan dikelola sedemikian rupa agar setiap finisher dapat menikmatinya. (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















