RAWAN LONGSOR Dua Kecamatan di Banjarmasin Masuk Kategorinya

- Penulis

Rabu, 12 Januari 2022 - 22:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Pola permukiman penduduk di Kota Banjarmasin yang mengikuti aliran sungai menjadikan beberapa kawasan termasuk dalam daftar wilayah dengan kerawanan longsor atau ambruk.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang potensi kerawanan terjadinya tanah longsor yang di dalamnya termasuk dua kecamatan di Banjarmasin.

Di mana dua kecamatan di Banjarmasin tersebut masuk dalam zona potensi menengah gerakan tanah atau tanah longsor, yakni Kecamatan Banjarmasin Barat dan Selatan.

Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal. Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng yang mengalami gangguan.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Fahruraji membenarkan bahwa memang dua kawasan tersebut memang rawan terjadi pergerakan tanah.

Dua wilayah di Banjarmasin itu, wilayah yang berada bantaran sungai masuk kategori menengah resiko pergerakan tanah. Dalam bahasa Banjar resiko ‘rumbih’, ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (1212022).

Baca Juga :

AMBLAS, Lebih Separuh Jalan Gang Gandapura Banjarmasin Selatan

Dijelaskannya, ancaman longsor itu dikarenakan adanya kajian dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI beserta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan bahwa akan terjadi curah hujan yang tinggi di wilayah Kalsel.

Ia menilai, dengan curah hujan tinggi maka struktur tanah juga akan ikut labil. Sehingga sangat berpotensi terjadinya longsor.

Ia lantas mencontohkan, seperti kejadian di kawasan Tembus Mantuil gang Gandapura baru-baru ini. Di mana aspala jalan belah dan amblas, akibat air sungai pasang hingga membuat struktur tanah menjadi labil.

Baca Juga :   PASLON Bupati dan Wakil Bupati Balangan Dipertajam Visi Misi

Sesuai kajian Badan Geologi yang dikombinasikan dengan curah hujan, maka dikhawatirkan dengan kondisi tanah yang labil, bangunan-bangunan yang ada di pinggir sungai terancam ambruk, jelasnya.

Ia mengaku, tidak mengetahui secara pasti daerah mana saja yang rawan terjadinya longsor di dua kecamatan tersebut.
.
Yang jelas kalau melihat peta itu daerah Banjarmasin Selatan dan Barat yang berpotensi menengah. Intinya daerah bantaran sungai, pungkasnya.

Disinggung bagaimana langkah antisipasinya menghindari kejadian itu, Raji hanya meminta penduduk setempat agar bisa waspada dengan potensi itu.

Tim TRC kami akan ke lapangan untuk mensurvei sekaligus membersihkan himbauan kepada masyarakat di sekitar sana, khususnya di bantaran sungai untuk lebih waspada, ujarnya.

Apabila terjadi hal yang mencurigakan seperti bunyi bangunan kretek-kretek akibat adanya pergeseran tanah di bagian pondasi rumah, kita imbau untuk langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri, tuntasnya.

Setidaknya ada 16 Kecamatan di lima kabupaten di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memiliki potensi tinggi gerakan tanah atau tanah longsor.

Kemudian, juga 56 kecamatan di 12 kabupatenkota yang memiliki potensi menengah gerakan tanah atau tanah longsor

Peta prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah atau tanah longsor di Provinsi Kalsel itu, tertuang dalam Surat Edaran (SE) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, tertanggal 11 Januari 2022.

SE yang bernomor 360052PK-BPBDI2022 itu, menindaklanjuti surat Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor B-509GL.03BGL2021 untuk periode bulan Januari .(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan
PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 18:51

PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:23

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

Pembacaan sumpah/janji jabatan anggota Ombudsman RI 2026-2031 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (Antara/Maria C Galuh)

Nasional

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:09

Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). (KemenPANRB)

Nasional

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 Apr 2026 - 22:49

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca