PROF SUR, Dosen ULM Masuk 30 Besar Dunia Peneliti Bidang PAUD

- Penulis

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM Prof Ahmad Suriansyah MPd PhD. (SI/ANTARA/Firman)

Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM Prof Ahmad Suriansyah MPd PhD. (SI/ANTARA/Firman)

SuarIndonesia — Prof Ahmad Suriansyah atau yang akrab disapa Prof Sur, dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM) masuk 30 besar peneliti dunia di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berdasarkan AD Scientific Index tahun 2025.

“ULM sangat berbangga salah satu dosen terbaiknya berada di deretan elit peneliti bidang PAUD dunia,” kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarbaru, Senin (6/10/2025).

Menurut dia, prestasi Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM itu menjadi inspirasi bagi sivitas akademika ULM untuk terus mengembangkan penelitian dan publikasi yang bermanfaat luas, baik secara akademis maupun praktis di lapangan.

“Capaian Prof Sur ini telah menunjukkan jika ULM memiliki segudang potensi yang bisa bersaing di level internasional,” tutur Prof Ahmad dilansir dari AntaraNews.

Prof Sur masuk jajaran peneliti PAUD terbaik dunia dengan H-Index 31, i10 Index 89, dan Citation Counts sebanyak 4.029.

Secara kelembagaan, kinerja penelitian Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) FKIP ULM menduduki peringkat sembilan nasional, 64 Asia, dan 649 dunia berdasarkan EduRank.

Bagi Prof Sur, capaian ini menjadi wujud aktualisasi diri sebagai akademisi yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Karena, menurut dia, sebagai akademisi kepuasan tertinggi ketika karya ilmiah dibaca dan dijadikan rujukan banyak orang.

Adapun faktor terbesar yang mendorong capaiannya ini adalah motivasi, kesadaran, dan kepercayaan diri.

Tanpa tiga hal tersebut, kata dia, energi besar dalam diri seseorang tidak akan tumbuh.

Prof Sur juga menekankan pentingnya dukungan institusi dan budaya kerja kolaboratif di program studi.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

Ketua Dewan Kehormatan dan Dewan Pakar Ikatan Sarjana Manajemen dan Administrasi Pendidikan Indonesia (ISMAPI) Kalimantan Selatan ini mengaku bersyukur berada di lingkungan dengan budaya kerja sama yang kuat antara dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Karena tantangan terbesar justru berasal dari internal, yaitu menjaga daya dorong untuk terus kreatif dan inovatif.

Prof Sur pun punya strategi penguatan riset dan publikasi lewat kolaborasi, pendampingan mahasiswa, dan kemitraan dengan pemangku kepentingan.

Di Program Studi PG-PAUD FKIP ULM yang terakreditasi Unggul, penelitian selalu diawali diskusi kelompok agar tetap fokus pada bidang keilmuan.

Mahasiswa dilibatkan dalam penelitian, bahkan didukung dalam publikasi hingga pendaftaran hak cipta karya ilmiah.

Hasil penelitian kemudian ditawarkan kepada Dinas Pendidikan dan lembaga PAUD agar bisa diimplementasikan secara nyata.

Pria yang sukses menambah delapan Program Doktor (S3) di ULM ketika menjabat Direktur Pascasarjana ULM periode 2019 hingga 2023 ini memberikan pesan motivasi bagi dosen muda dan mahasiswa agar terus berkontribusi pada pendidikan yang menjadi amal jariah.

“Kalau mau jadi hebat, tidak perlu menonjolkan diri. Tunjukkan saja hasil karya karena kualitas akan membuat orang lain mengakui,” ucapnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga
SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal
KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern
PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi
27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar
KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya
GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi
UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca