27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sisa lahan yang ludes terbakar karhutla di Kalsel. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

Sisa lahan yang ludes terbakar karhutla di Kalsel. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

SuarIndonesia — Sepanjang tahun 2026, jumlah lahan terbakar di Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai 27.141 ribu hektare. Data tersebut tercatat sejak 1 Januari hingga 13 Oktober 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra mengatakan bahwa data dari total lahan yang terbakar itu, luasan lahan yang telah berhasil tertangani sekitar 8.950 hektare.

“Adapun untuk jumlah kejadian Karhutla, tercatat sebanyak 4.899 kejadian,” ujar Ronny dilansir detikKalimantan, Rabu (14/10/2026).

Ronny menjelaskan bahwa hingga saat ini, dengan luasan lahan terbakar telah mencapai puluhan ribu, sejumlah wilayah pun menetapkan status siaga darurat, sementara dua kabupaten menetapkan status tanggap darurat.

Ia membeberkan, wilayah yang menetapkan status siaga darurat di antaranya, Banjarbaru, Tanah Laut, Barito Kuala, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong, dan Kotabaru. Sementara yang menetapkan status tanggap darurat ialah Kabupaten Tapin dan Banjar.

“Untuk Banjarmasin belum menetapkan status siaga darurat,” terang Ronny.

Ia menuturkan untuk status siaga darurat tingkat Provinsi Kalsel berlaku mulai 6 Juli hingga 31 Oktober 2026 mendatang.

Baca Juga :   GUBERNUR AGUSTIAR Ultimatum RS Jika Persulit Warga Berobat saat Karhutla

Terkait daerah dengan kejadian kebakaran terbanyak saat ini ada di Kabupaten Banjar sebanyak 1.094 kejadian, disusul Banjarbaru 913 kali, dan Tanah Laut 714 kali kejadian.

Sementara untuk sebaran hotspot, berdasarkan pemantauan satelit NASA-MODIS tercatat ada 54 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Kalsel. Terbanyak ada di Kabupaten Tapin dengan 14 titik hotspot, Kotabaru 13 titik, dan Banjar serta Barito Kuala sebanyak enam.

Lainnya, Tanah Laut yakni lima titik, Balangan empat titik, Banjarbaru dua titik, HSS, HSU dan Tanah Bumbu satu titik.

“Kita tetap harus waspada dan siaga hingga Oktober,” tutupnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga
SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal
KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern
PANSUS DPRD Kalsel Sampaikan 21 Rekomendasi BBM Subsidi
KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya
GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi
UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan
PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca