Prabowo: Kalau Dengar Takbir Allahu Akbar, Jangan Persoalkan

- Penulis

Selasa, 15 Januari 2019 - 02:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memastikan akan melindungi semua golongan dan tidak akan ada lagi stigmatisasi terhadap salah satu kaum atau kelompok di Indonesia jika memenangkan pemilihan presiden (pilpres) 2019 April mendatang.

Prabowo menegaskan jangan ada lagi stigmatisasi terhadap kelompok Islam karena baginya Islam adalah agama yang membawa rahmat bagi sekalian alam.

“Kalau dengar takbir atau Allahu Akbar jangan persoalkan itu. Itu bukan ancam siapa-siapa,” kata Prabowo saat pidato ‘Indonesia Menang’ di JCC Senayan, Jakarta, Senin (14/1).

Menurut Prabowo, kalimat takbir oleh umat Islam adalah cara untuk memuliakan Tuhan yang dicintai dan Tuhan maha besar. Kalimat serupa takbir juga menurut Prabowo ada di agama-agama lain seperti Nasrani, Hindu, hingga Buddha.

“Silakan kalian yang Nasrani teriak Haleluyah. Kaum Hindu dan Buddha juga silahkan. Bangsa kita religius, bukan berarti ekstrem dan fanatik,” ucap Prabowo.

Baca Juga :   KPK: RUU Perampasan Aset Penting bagi Indonesia

Dalam hal memastikan keadilan hukum di Indonesia, Prabowo juga menegaskan akan melindungi semua pemuka agama, termasuk ulama agar bebas dari ancaman persekusi dan kriminalisasi.

“Kita akan hentikan ancaman persekusi yang berseberangan dengan pemerintah. Dalam sejarah peran ulama sangat berjasa dalam perjuangan kemerdekaan kita,” ujar Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu juga memastikan tidak boleh ada lagi organisasi yang sudah taat ke Pancasila namun masih menjadi korban stigma dan dihakimi tanpa pengadilan.

“Kami akan pastikan hukum tak pandang bulu dan tebang pilih,” ujar Prabowo.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya
TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama
BURONAN Penipu Bisnis Batu Bara Senilai 7 Miliar Ditangkap, Diserahkan ke Kejari Banjarmasin
PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:26

MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis

Senin, 22 Juni 2026 - 13:21

PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers

Senin, 22 Juni 2026 - 01:16

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:00

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:07

BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:02

KOMITMEN LKBH ULM Sebagai Rumah Keadilan bagi Masyarakat dan Aktif Penyuluhan – Pendidikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:06

MEMBARA Rumah Tingkat Dua di Kawasan Jafri Zam-zam Banjarmasin

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:34

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca