PPDB Onlie SMP Pakai Sistem Zona

- Penulis

Rabu, 29 Mei 2019 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banjarmasin akan menggunakan tiga jalur penerimaan terdiri dari jalur zonasi, jalur prestasi dan jalur luar zona dengan pembagian kouta masing-masing jalur yang berbeda.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Drs Totok Agus Daryanto mengatakan terdapat tiga jalur masuk SMP di Banjarmasin dengan jadwal jalur zonasi dan luar zonasi dimulai sejak tanggal 1 sampai dengan 4 Juli 2019, dan jalur berprestasi pada tanggal 10 sampai dengan 15 Juni 2019.

“Meskipun memakai tiga macam jalur ini, tetap pada jalur zonasi yang memiliki kouta terbanyak yakni 90 persen dari kouta perkelas sebanyak 32 orang. Kemudian untuk jalur prestasi ada 5 persen dan 5 persennya diperuntukkan untuk jalur luar zona,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (29/5) siang.

Menurut Totok, kebijakan terintegritas secara nasional terkait 90 persen kouta diutamakan untuk jalur Zonasi bertujuan untuk mendekatkan peserta didik dengan rumahnya dan pemerataan standar mutu antarsekolah sehingga beberapa tahun berjalan tidak ada lagi sekolah unggulan.

“Sistem zonasi tahun ini berdasarkan daerah administratif kecamatan, zona Banjarmasin Selatan misalnya dihuni oleh Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri yang berada di Kecamatan Banjarmasin Selatan dan harus menerima dari SD setempat juga,” ujar Totok.

Selanjutnya ia menerangkan selain dari zonasi, saat seleksi pun seluruh SMPN di Kota Banjarmasin memakai seleksi radius. “Jadi yang mana yang paling terdekat jarak rumah atau tempat tinggal dengan sekolah maka siswa itu yang akan diutamakan masuk terlebih dahulu pada sistem jalur zonasi,” terangnya.

Baca Juga :   SERU ! Pelatihan Public Speaking Peningkatan Kapasitas Mahasiswa UNISKA MAB

Sementara itu berbeda dengan jalur prestasi, menurut Totok, jalur berprestasi akan dihuni oleh peserta didik dari seluruh lulusan SDN yang mendapat nilai minimal rata-rata 9 untuk setiap mata pelajaran yang diUNkan dan mereka bebas untuk memilih masuk SMP manapun sesuai dengan minat dari peserta didik tersebut karena yang diutamakan adalah indeks prestasi.

Selain itu Totok juga mengeluarkan kebijakan terkait sekolah yang berada di perbatasan. “Misal sekolah yang ada di Kelurahan Alalak nah ini adalah sekolah di perbatasan kota dengan kabupaten Batola. Mereka bisa mengambil kebijakan untuk menerima lebih dari kouta 5 persen luar zonasi apabila sekolah tersebut masih memungkinkan atau kekurangan peserta didik baru,” pungkasnya.

Adapun terkait SMP swasta, Totok membeberkan bukan wewenang pemerintah, melainkan hak dari masing-masing instansi swasta sesuai kebijakan yang mereka pegang. “Terkecuali untuk swasta ini bebas sebebas-bebasnya mereka menerapkan sistem apa pun, baik mengikuti kita yang negeri ataupun dengan kebijakan mereka sendiri,” kata Totok.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing
GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca