SuarIndonesia – Polisi tanggapan terkait heboh di SD Negeri Kuripan 2 Banjarmasin.
Ini soal video yang beredar adanya dugaan pelecehan terhadap siswi, dan Satuan Reskrim Polresta Banajrmasin bekerja sama dengan Polsekta Banjarmasin Timur langsung mendatangi SD Negeri Kuripan 2 Banjarmasin, yang berada di Gatot Subroto Banjarmasin guna mengecek kebenaran tersebut.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian bahwa pihaknya setelah berkoordinasi dengan piket Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur sehubungan dengan kejadian yang viral mengenai pedagang (paman kantin) berinisial M yang diduga melakukan pelecehan kepada salah satu siswa itu tidak benar.
“Setelah di konfirmasi oleh Polseka Banjqrmasin Timur kepada PLT kepala sekolah Bapak Kamil bahwa pedagang tersebut telah memoto moto alat kemaluan siswa tersebut tidak ada,” tutur Kasat.
Tak hanya itu, untuk membuktikan dugaan pelecehanan dengan cara mengambil gambar pihak sekolah sudah menanyakan langsung kepada paman kantin (terlapor) .
“Sudah melakukan pengecekan terhadap handphone paman kantin tersebut tidak ada foto foto pelecehan siswa di dalam perangkat handphonenya.,” ujarnya.
Senada dengan Kapolsekta Banjarmasi Timur Kompol Eka Saprianto melalui Kanit Reskrim Polsekta Banjarmasin Timur lagi Ipda Partogi Hutahaean bahwa pihak sekolah belum ada melaporkan kepada pihak kepolisian karena kejadian tersebut akan di selesaikan secara intern oleh pihak sekolah.
“Dari pihak sekolah benarkan video tersebut terjadi di lokasi SDN Kuripan 2 Banjarmasin,” katanya.
Tapi pihak Guru menerangkan belum menemukan bukti bahwa adanya pelecehan terhadap anak pelajar di sekolah tersebut.
Dalam hal ini, Partogi sudah menghimbau pihak sekolah untuk memasukan pengaduan ke pihak kepolisian (PPA) .
“Tapi pihak sekolah menerangkan ingin meyelesaikan masalah tersebutt secara internal,” jelas Partogi, pada Sabtu (25/11/2023).(YI).
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















